Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Aroma Vagina Tak Seperti Wangi Bunga atau Buah, Perlukah Khawatir?

Liputan6.com, Jakarta Tahukah Anda, Gwyneth Paltrow menyukai produk dan perawatan kesehatan yang aneh, seperti misalnya parfum aroma vagina atau parfum dengan aroma vampir. Ia bahkan memiliki lilin aromatherapy yang beraroma vagina.

Menurut Paltrow, aroma vagina itu lucu, cantik, seksi, dan indah tak terduga. Atau lebih spesifiknya, "Seperti campuran geranium, citrusy bergamot (aroma kulit jeruk), dan keju yang disandingkan dengan Damask rose dan biji ambrette" ujarnya.

Namun, Anda tidak perlu panik jika aroma vagina Anda tidak seperti bunga atau buah-buahan. Dalam tulisannya, Sherry Ross, MD, ob-gyn dan penulis She-ology: The Definitive Guide to Women Intimate Health, mengatakan aroma vagina tidak harus seperti aroma taman mawar. “Namun, vagina memiliki aroma yang akrab, yang banyak dinikmati. Tergantung pada waktu dalam sebulan, bau dan konsistensi keputihan dapat berubah." tambahnya.

Bau vagina yang normal

"Sulit untuk menentukan dengan tepat seperti apa aroma vagina yang sehat, karena setiap wanita memiliki aroma yang berbeda," kata Dr. Ross. Tetapi beberapa wanita menggunakan kata-kata seperti aroma tanah, matang, atau bahkan pedas atau sedikit asam untuk menggambarkan bau vagina normal mereka.

Dr. Ross mengatakan vagina sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan sehari-hari, jadi apa pun yang memengaruhi keseimbangan ini akan memengaruhi bau serta jenis cairan dan konsistensinya.

 

2 dari 3 halaman

Ciri Aroma Vagina yang Tidak Sehat

"Faktor-faktor yang mempengaruhi bau vagina yaitu penggunaan antibiotik, douching, spermisida, pasangan seksual, dan frekuensi seks," kata Dr. Ross.

Perubahan kadar hormon yang disebabkan oleh kehamilan, menyusui, atau menopause juga dapat mengubah aroma Anda. Infeksi vagina termasuk ragi, bakteri, dan infeksi menular seksual akan mempengaruhi bau vagina Anda juga.

Dr. Ross mengungkapkan faktor-faktor ini tidak hanya dapat menyebabkan bau aneh tetapi juga dapat membuat gejala tidak nyaman lainnya. Faktanya, jika terjadi sesuatu pada vagina Anda maka Anda juga mungkin akan mengalami gejala lain selain perubahan bau.

Ciri Aroma Vagina yang Tidak Sehat

Infeksi vagina biasanya termasuk rasa gatal, terbakar, kemerahan, dan pembengkakan serta perubahan bau — terutama jika baunya kuat dan mencurigakan, kemungkinan menandakan vaginosis bakteri atau trichomoniasis IMS. Jika Anda berpikir Anda mungkin memiliki infeksi vagina, segera kunjungi dokter untuk di tes dan mendapat perawatan yang tepat.

Mengubah diet Anda juga bisa membuat aroma vagina berbeda. Makanan tertentu mengganggu keseimbangan pH vagina, yang dapat menyebabkan bau yang tidak enak.

Menurut Dr. Ross, makanan tersebut yaitu bawang putih, bawang merah, mint, kunyit, keju biru, kol, kembang kol, asparagus, daging merah, dan cuka. Merokok, alkohol, dan tidak minum cukup air juga dapat mengubah aromanya, tambahnya

Kebiasaan kebersihan juga memengaruhi aroma vagina. Perlu dicatat baha menjaga kebersihan vagina sangatlah penting (tapi jangan gunakan sabun yang mengubah pH vagina, karena akan mempengaruhi bakteri baik vagina).

"Vagina memiliki kelenjar keringat dan folikel rambut, yang dapat menarik bakteri yang berkontribusi pada bau yang kuat," kata Dr. Ross. Selain itu, lokasi vagina di dekat anus sangat penting untuk menjaga area tersebut tetap bersih, untuk menghindari penumpukan bakteri yang dapat menyebabkan bau busuk, sarannya.

Tidak peduli seberapa bersih dan sehatnya vagina Anda, aromanya tidak akan seperti jeruk bergamot dan pohon pinus. "Tapi itu tidak berarti vagina tidak bisa berbau sama manisnya, hanya saja vagina memiliki aroma sendiri yang unik" tambah dr. ross.

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
3 Alasan Utama Vagina Sakit Setelah Berhubungan Seks
Artikel Selanjutnya
5 Hal Ini Akan Terjadi Jika Anda Berhenti Berhubungan Seks