Sukses

4 Cara Hentikan Kebiasaan Gigit Kuku pada Anak

Liputan6.com, Jakarta Secara medis, kebiasaan menggigit kuku (onychopagia) menjadi hal umum dialami anak-anak di seluruh dunia. Mulai anak berumur empat tahun, dia bisa memiliki kebiasaan buruk ini.

Banyak hal yang membuat anak punya kebiasaan menggigit kuku. Dikutip dari Momjunction, penyebabnya antara lain untuk memunculkan rasa nyaman, bosan, stres, faktor genetik dan meniru orang lain.

Orangtua diharapkan lebih peka untuk mencari penyebab utamanya. Hal ini agar bisa melakukan pencegahan. Untuk mengatasi kebiasaan ini, coba lakukan hal berikut.

 

2 dari 2 halaman

Gigit Jari

- Berbicara pada si Kecil

Katakan padanya kalau kebiasaanya menggigit kuku sangat tidak baik, karena akan merusak kukunya. Kondisi kukunya akan memburuk, mengelupas dan membuatnya terlihat jorok.

- Penyakit

Ceritakan juga pada anak kalau di balik kuku tersebut terdapat banyak sekali virus dan bakteri yang bisa membuat tubuhnya sakit.

Dia juga bisa sakit perut dan muntah karena bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuhnya saat menggigit kuku.

- Berikan hadiah

Bisa juga membuat semacam hadiah atau bintang jika anak berhasil tak menggigit kuku selama sehari.

- Perawatan kuku

Untuk anak yang lebih besar, cobalah sesekali mengajaknya melakukan perawatan kuku di salon. Pasti ia akan sangat tertarik melihat kuku cantik yang bersih sehingga tak mau lagi menggigiti kukunya.

Penulis : Mutia Nugraheni / Dream.co.id

Loading
Artikel Selanjutnya
Anak Jatuh dan Kepalanya Terbentur, Sejauh Apa Orangtua Harus Khawatir?
Artikel Selanjutnya
Apa Jadinya Jika Anak-Anak Diberi Tes Kejujuran, Jujur atau Tidak Ya?