Tips Halau Galau Tim Kesayangan Kalah di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 sudah berakhir. Jika tim kesayangan tidak keluar sebagai pemenang, pastikan Anda tahu cara mengatasi kekecewaan.

Diterbitkan 16 Juli 2018, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Piala Dunia 2018 akhirnya berakhir. Final Perancis vs Kroasia telah berlangsung tadi malam. Apapun hasilnya, jika tim kebanggaan tidak menang, pastikan hal ini tidak membuat Anda stres

Beberapa orang mampu keluar dengan mudah dari rasa kekecewaan saat tim kesayangan kalah di Piala Dunia. Sementara sisanya masih terbawa rasa kecewa yang berlebihan. Jika sudah sampai pada taraf stres, maka  rasa kecewa tersebut bisa membahayakan kondisi Anda.

Stres adalah kondisi dimana Anda terbebani oleh pikiran karena mengalami rasa kecewa. Efeknya sangat merugikan diri Anda, terlebih jika sudah sampai pada tingkat yang lebih parah, yakni mendatangkan berbagai macam penyakit berbahaya.

“Belakangan, stres sering dihubungkan dengan kondisi mematikan, seperti penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Karena itu, mencegah dan menghadapi stres adalah tantangan tersendiri bagi Anda yang ingin hidup sehat lebih lama,” ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Stres yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi semangat bekerja, dan membuat seseorang menunda atau bahkan menghindari kegiatan yang menjadi kewajibannya. Akibatnya, terjadilah stres berkepanjangan.

Menurut dr. Vito A. Damay dari KlikDokter ikut menjelaskan, “Bila dibiarkan, stres berkepanjangan dapat berujung pada depresi yang kemudian bisa memicu gangguan mental, yang berdampak lebih buruk daripada stres.”

Pada awalnya Anda bisa jadi hanya merasa stres karena tim kalah di Piala Dunia 2018. Lalu lambat-laun menjadi murung, kinerja menurun, sulit berkonsentrasi, sulit tidur dan makan, bahkan bisa jadi muncul keinginan untuk menyakiti diri hingga bunuh diri.

Agar terhindar dari stres

Selama pertandingan sepak bola berlangsung, tentunya Anda akan mengalami kekecewaan ketika tim yang dijagokan akhirnya tidak memenuhi ekspektasi. Berdasarkan tips yang dianjurkan, Anda dapat mengatasi hal tersebut dengan cara berikut:

1. Ucapkan selamat kepada kubu lawan

Memuji penggemar lawan dari tim jagoan Anda adalah cara yang berkelas untuk menerima kekalahan. Meski awalnya Anda mungkin memiliki reaksi spontan terhadap kekalahan tersebut, tetap tawarkan jabat tangan dan berikan ucapan selamat untuk menunjukkan sportivitas Anda.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

2. Buat daftar keuntungan Buat daftar hal-hal yang Anda peroleh setelah terlibat sebagai pendukung tim yang dijagokan. Penting untuk diingat bahwa persaingan adalah sebatas kemenangan dan kekalahan. Jadi, tuliskan berbagai manfaat yang Anda peroleh, misalnya mendapat teman baru, meningkatnya pengetahuan soal speak bola, dan lain sebagainya. Cara ini dapat digunakan untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang positif, sehingga Anda dapat menerima kekalahan yang ada. 3. Beri apresiasi pada diri sendiri Beri apresiasi pada diri sendiri dengan sebuah hadiah. Menang atau kalah, kerja keras Anda pantas untuk dihargai. Belilah barang kesukaan atau lakukan wisata kuliner ke restoran yang sudah lama ingin Anda datangi. Menerima kekalahan dalam sebuah kompetisi memang butuh waktu. Namun, terlalu lama larut dalam kesedihan juga tidak baik. American Heart Association mengatakan, sebanyak 33 persen orang terkena serangan jantung akibat depresi atau sedih yang terlalu lama.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Nilam SuriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan