Sukses

Diet Keto Masuk Peringkat Terbawah Kategori Diet Terbaik 2018

Liputan6.com, Amerika Serikat Diet keto yang populer ternyata menempati peringkat ke-39 dalam kategori Diet Terbaik 2018 (Best Diets for 2018). Kategori peringkat diet tersebut baru saja dirilis U.S News & World Report.

Meski masuk sebagai kategori Diet Terbaik 2018, peringkat diet keto yang menduduki posisi ke-39 (dari 40 kategori diet) terbilang rendah. Penilaian tersebut berdasarkan pertimbangan U.S News & World Report, yang melihat bagaimana cara kerja diet keto.

US News & World Report juga melihat diet berdasarkan beberapa kategori. Misal, seberapa mudahnya diet diikuti, penurunan berat badan jangka pendek dan jangka panjang, kelengkapan nutrisi, dan manfaat diet dalam mengontrol penyakit, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Dalam diet keto, Anda mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Namun, diet ini juga mengutamakan, pembatasan karbohidrat cukup ketat, yakni hanya memperbolehkan 20 karbohidrat bersih sehari.

Yang menjadi kendala dalam diet keto, beberapa sayuran mengandung sejumlah karbohidrat tertentu. Artinya, perhitungan terhadap jumlah karbohidratnya cukup rumit.

Apalagi beberapa orang mungkin merasa kesulitan menjalani diet keto selama minggu pertama. Hal ini dikarenakan diet keto ada pembatasan karbohidrat yang masuk dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, bahkan gangguan mental, dilansir dari Tech Times, Senin (8/1/2018).

 

 

 

Simak video menarik berikut ini:

1 dari 2 halaman

Tubuh tetap aktif

Walaupun dalam diet keto diberlakukan adanya pembatasan karbohidrat, diet ini termasuk mudah diikuti. Pada intinya, diet keto mengurangi secara drastis jumlah karbohidrat saat mengonsumsi makanan berlemak tinggi.

Tubuh memasuki keadaan ketosis--tubuh akan memecah lemak tubuh dan mengubahnya menjadi keton, yang akan mengambil gula untuk sumber energi.

Demi merasakan manfaat diet keto, para ahli merekomendasikan, Anda tetap aktif secara fisik dengan berolahraga.

Dalam Kategori Diet Terbaik 2018, Diet Mediterania menempati posisi teratas sebagai Diet Terbaik 2018. Ini karena Diet Mediterania mampu mengendalikan kesehatan jantung dan otak.

Artikel Selanjutnya
Sarapan Pagi Ternyata Cegah Risiko Obesitas, Ini Buktinya
Artikel Selanjutnya
Diet Udara hingga Makan Kapas, 5 Cara Ekstrem Turunkan Berat Badan