Sukses

Siasat Unik tapi Manjur Hadapi Teman Kantor yang Menyebalkan

Liputan6.com, Jakarta Tantangan yang dihadapi dalam dunia pekerjaan jauh lebih banyak jumlahnya dan lebih besar skalanya dibandingkan dengan saat masih duduk di bangku sekolah.

Ini lantaran tidak hanya pekerjaan atau tugas yang menumpuk beserta target dari atasan yang harus dipenuhi sesuai jadwal, setiap individu yang masuk dalam ranah pekerjaan juga akan dihadapi masalah seperti kesulitan beradaptasi dengan lingkungan dan pergaulan di kantor yang mungkin kurang ramah terhadapnya.

Pasalnya, kebanyakan orang akan memilih untuk cuek dan tidak memikirkan pihak-pihak tertentu yang membuatnya jengkel di kantor lantaran berpikir bahwa mereka bukanlah yang memberikan gaji dan menentukan nasib kariernya secara menyeluruh.

Tidak ada salahnya menerapkan sikap acuh tak acuh karena hal tersebut bisa membantu orang yang tertindas lebih fokus pada pekerjaannya.

Ini mungkin adalah hal yang akan selalu disarankan orangtua, keluarga, pasangan, atau pun teman dekat agar kita lebih tangguh dalam menghadapi seribu satu macam tekanan yang diberikan oleh orang-orang tertentu di kantor.

Tentunya saran untuk mencoba memulai pertemanan dengan orang-orang tertentu di kantor yang gemar menindas kita jarang dilontarkan oleh orang-orang terdekat kita.

Sebab, tidak hanya mereka, dalam diri kita pun ada kesadaran bahwa membangun hubungan pertemanan dengan orang yang tidak kita sukai itu sama saja dengan buang waktu dan hanya akan membuat kita terlihat lemah.

Namun, pernahkah Anda berpikir akan hal positif yang mungkin didapat jika Anda keluar dari zona nyaman, yaitu membina hubungan pertemanan dengan orang-orang tersebut yang dianggap menjengkelkan dan menjadi beban mental di kantor?

2 dari 3 halaman

Keluar dari zona aman

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Social Psychology Review, berteman dengan orang-orang di kantor-- terlepas dari kebaikan dan keburukan perlakuan mereka sangatlah penting karena baik untuk kesehatan jiwa dan mental secara keseluruhan. Demikian informasi yang dilansir dari Bustle, Jumat (21/10/2016).

Coba Anda pikir baik-baik, Anda akan menghabiskan waktu kurang lebih 40 jam berada di sekitar orang-orang yang Anda anggap menjengkelkan itu. Mungkin Anda pun setiap harinya duduk di sebelah atau meja yang letaknya tidak jauh dari orang-orang tersebut.

Anda juga mungkin akan sering berpapasan dengannya saat jam makan siang atau pun ketika sedang menuju ke kamar kecil.

Ini berarti Anda kemungkinan besar lebih banyak menghabiskan waktu dengan mereka dibandingkan dengan bersama keluarga, pasangan, teman dan orang-orang lain yang Anda anggap bagian dari zona nyaman Anda.

Apakah Anda siap secara mental untuk bersikap seolah orang-orang yang Anda tidak sukai di kantor tidak ada, padahal mereka nyatanya akan selalu mewarnai keseharian Anda? Hadapi kenyataan, mereka akan selalu ada dan sayangnya tidak bisa dihindari.

Mengabaikan mereka mungkin mudah dilakukan, tapi sulit diterima oleh akal sehat. Pasalnya, Anda akan menekan perasaan jengkel, amarah, ketidaknyamanan setiap hari yang mana akan menumpuk. Walhasil, timbullah rasa dendam.

Selain itu, Anda kemungkinan secara perlahan-lahan menjadi benci atau kurang nyaman dengan pekerjaan Anda sendiri karena secara tidak langsung hal tersebut diasosiasikan dengan orang-orang di kantor yang menyebalkan.

3 dari 3 halaman

Lakukan hal tak terduga

Mulailah berpikir jernih dan dewasa. Tidak ada salahnya memberikan orang-orang tersebut senyuman dan sapaan ketika berpapasan.

Jika mereka tidak menyapa atau tidak memberikan balasan senyuman, jangan cemas, setidaknya Anda tahu siapa yang lebih dewasa dalam situasi ini.

Terlebih lagi, dengan memperlakukan orang-orang tersebut dengan baik, Anda akan mendapatkan kepuasan batin tersendiri.

Ketika Anda selalu berperilaku baik, sopan, santun dan lebih peduli, orang-orang lain di sekitar Anda akhirnya akan bisa menilai bahwa siapa yang hatinya baik dan tidak.

Jika orang-orang yang menindas Anda terus memasang muka sinis kepada Anda, maka merekalah yang akan rugi dan terlihat kurang rupawan.

Sebaliknya, Anda akan terlihat profesional dan lebih unggul karena berarti Anda tidak memikirkan mereka sama sekali dan malah justru mereka yang ironisnya menghabiskan tenaga dan pikiran untuk Anda.

Percaya atau tidak, Andalah pemenangnya

Dengan Anda selalu tersenyum, berperilaku baik, dan berpikiran positif, hidup Anda pun akan menjadi lebih bahagia, wajah Anda menjadi lebih cerah dan rupawan. Bahkan, atasan akan menganggap Anda kandidat yang profesional. Pikiran Anda lebih dewasa dan maju, karier Anda akan meningkat dan kemungkinan besar mereka yang menindas Anda lambat laun akan luluh.

Terkadang hanya butuh waktu untuk seseorang bisa mengenal dan menerima diri kita. Namun, kita juga harus beradaptasi dengannya. Kita juga perlu memahami dan menerima apa pun perlakuan mereka, asalkan tidak terlalu negatif, misalnya kekerasan.

Jadi, jika Anda ingin mental dan psikis Anda selalu sehat di kantor, maka cobalah eliminasi ego dan jalinlah hubungan pertemanan dengan orang-orang yang mungkin kurang baik perlakuannya terhadap Anda.

Berbuat baik menimbulkan rasa bangga, bahagia, tenang dan syukur. Lagipula, sebelum Anda menilai orang lain buruk karena menindas Anda, dekati dirinya dan pahamilah kisah hidupnya. Mungkin ada hal-hal tak menyenangkan atau yang membuatnya trauma, sehingga berujung melampiaskannya pada orang lain yang sebetulnya tidak punya salah dengannya.