Sukses

Aurora Lembayung Cielo Tumbuh Jadi Anak yang Penuh Percaya Diri

Liputan6.com, Jakarta Aurora Lembayung Cielo lahir pada tanggal 16 Februari 2014, yang merupakan anak kedua dari hasil pernikahan kami, Nilam Suri dan Arris. Dedek, sapaan Aurora menjadi kesayangan ayahnya, maklum anak cewek satu-satunya.

Saking sayangnya, sejak saya masih hamil, suami sudah wanti-wanti, pokoknya begitu anaknya lahir dia akan ikuti kru rumah sakit membawa Dedek kemanapun. Alasannya, "Kalau dituker gimana??" Begitulah nasib kalau punya suami yang tumbuh besar nonton sinetron, ya.

Aurora Lembayung Cielo, sejak dalam kandungan sudah mendapat perhatian penuh dari sang ayah, Arris.

Ketika akhirnya Aurora lahir, saya yakin akan banyak ibu-ibu lain yang iri dengan saya. Hampir setiap malam, Arris, suami saya, bangun untuk mengganti popok putrinya itu. Dia juga tidak segan untuk selalu bangun lebih pagi memastikan anak pertama kami, Eijaz, siap berangkat ke sekolah. Sebagai ibu baru, tentunya saat itu saya masih "tenggeng" dan kurang tidur, jadi dia mengambil alih persiapan abang.

Sejak awal 2015, Arris memutuskan untuk memulai usahanya sendiri. Hal ini membuatnya lebih banyak waktu bersama anak-anak dibandingkan saya yang harus terus berkantor setiap hari. Hal ini membuat hubungan Arris dan Aurora jadi sangat dekat. Kemana saja ayahnya pergi--kecuali urusan pekerjaan--Dedek akan ikut. Mereka sering sekali menghabiskan waktu berputar-putar berdua di supermarket.

Karena terbiasa pergi sama ayahnya, setiap kali kami pergi berempat, ayahnya itu tidak boleh hilang dari pandangan mata. Sebentar saja Arris pergi, misalnya untuk ke kamar mandi, Aurora pasti akan langsung mencari. Benar-benar tak boleh hilang. Dia juga mulai berjalan sendiri untuk mencari sang ayah. Jadilah kami semua kemudian yang harus tergopoh-gopoh mengikuti.

Aurora Lembayung Cielo, dan Arris kerap menghabiskan waktu bersama

Saat akan berangkat kerja pun, dia sudah terbiasa melihat saya berangkat setiap hari. Tapi coba ayahnya yang harus pergi, dia pasti rusuh dan mulai mengarang-ngarang alasan--sebisanya yang mungkin dikarang oleh anak 2 tahun--untuk menunda-nunda keberangkatan ayahnya itu.

Saya sering membaca, kalau anak--terutama anak perempuan--yang dekat dengan ayahnya, tumbuh kembangnya secara mental akan jadi sangat baik. Begitu juga yang saya lihat dengan Aurora. Anak saya itu sangat percaya diri. Dia tidak mempan untuk "ancaman" tidak akan ditemani saat dia melakukan sesuatu yang dilarang.

Misalnya, "Ayo Dedek, nanti kalau enggak mau mandi, enggak ada yang mau main sama Dedek, lho...."

Aurora Lembayung Cielo, tak bisa kehilangan sang ayah, Arris

Dia pasti akan menjawab, "ya udah..Dedek main sendiri ajah." Selalu. Tidak pernah dia merengek minta ditemani, atau takut ditinggalkan.

Mungkin karena dia tahu, sang ayah akan selalu ada untuknya, ya.

 

*Ingin eksis seperti Aurora Lembayung Cielo dan Daddy-nya? Sahabat Liputan6.com bisa mengirimkan foto bayi Anda dan sang ayah beserta kisah singkatnya ke email redaksi Health: health.liputan6@gmail.com, dengan syarat sebagai berikut,

- Kirimkan 5 foto lowres (@ maksimal 1 MB) bayi dan ayah dengan pose dan angle menarik

- Tulis kisah singkat lima paragraf tentang bayi Anda

- Cantumkan data diri (nama, nomor telepon, alamat)

** Kami akan memuat foto "Selfie Baby and Daddy" setiap minggu

Loading