Sukses

Penyakit yang Mengintai Istri Desta Saat Hamil Besar

Liputan6.com, Jakarta Istri Desta Club 80's, Natasha Rizky baru saja melahirkan anak keduanya secara caesar. Persalinan yang dijalaninya pun berjalan lancar. Sebelumnya, ia berencana untuk melahirkan secara normal, sayangnya itu tidak bisa dilakukan karena dirinya terserang penyakit kolestasis obstetri.

Kolestasis yaitu gangguan hati pada ibu hamil. Ia pun menceritakan kalau cairan pencernaan dari hati melambat atau terhenti, garam empedu tidak mengalir sehingga menumpuk di dalam tubuh yang menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh yang tak bisa ditahannya.

Dalam Instagramnya, Rabu (13/7/2016), Natasha juga membeberkan, "Slama kehamilan trimester ke 3 stiap malam sampai subuh saya tdk bs tdr, karna kerjaan nya garuk2, kompres badan pake es, dan pake minyak angin. Alhasill kulit saya tak seindah dulu hihi, smuanya luka2, ruam, bahkan sampai berdarah2 karna saya ga kuat nahan rasa gatal yg luar biasa. Oleh sebab itu demi kenyamanan si bayi dan jg saya, saya memutuskan untuk caesar. Berhubung si dede sudah 3.2 kg dan hasil ctg pun sudah menurun tak stabil."

Istri Desta, Natasha Rizki baru saja dikaruniai anak kedua yang diberi nama diberi nama Miskha Arrawfa Najma. [Foto: Herman Zakharia/Liputan6.com]

Kolestasis kehamilan memang tidak membuat Anda nyaman, dilansir laman Mayoclinic, tetapi tidak menimbulkan risiko jangka panjang untuk seorang ibu hamil. Begitu pun dengan si bayi, namun kolestasis bisa dibilang penyakit berbahaya.

Biasanya kolestasis kehamilan terjadi pada akhir kehamilan. Dan rasa gatal menjadi gejala utama penyakit tersebut. Setelah bayi keluar dari perut, biasanya rasa gatal akan hilang dalam beberapa hari.

Tanda-tanda seorang ibu menderita kolestasis obstetri antara lain:
- Menguningnya kulit dan mata putih (jaundice)
- Mual
- Kehilangan selera makan

Hingga saat ini, penyebab pasti kolestasis belum jelas diketahui. Mungkin ada komponen genetik, atau juga hormon kehamilan memainkan peran.

Empedu merupakan cairan pencernaan yang diproduksi di hati yang membantu sistem pencernaan memecah lemak. Ada kemungkinan peningkatan hormon kehamilan yang memperlambat aliran normal empedu keluar dari hati. Akhirnya asam empedu disimpan dalam jaringan ibu yang menyebabkan gatal-gatal. 

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Revitalisasi Kawasan Monas Ditargetkan Rampung pada 2021
Artikel Selanjutnya
3 Kebijakan Ahok Benahi Jakarta, Gusur Lokalisasi hingga Gagas Karya Monumental