Sukses

Seperti Apakah Perawatan Saluran Akar Gigi?

Liputan6.com, Chicago - Pernahkah pergi ke dokter gigi dan kita dikatakan memerlukan perawatan saluran akar? Nah, jangan khawatir, kaget, atau ketakutan karena kita tidak sendirian.

Setiap tahun ada jutaan gigi yang mendapatkan perawatan saluran akar sehingga bisa diselamatkan—tidak perlu dicabut—karena perawatan endodontik ini.

Seperti apakah perawatan saluran akar itu? Simaklah penjelasan dari laman American Asssociation of Endodontist yang dikutip pada Jumat (18/3/2016) berikut ini:

Di dalam gigi kita, di bawah lapisan enamel yang putih dan lapisan keras yang dikenal dengan dentin, terdapat jaringan lunak yang disebut dengan pulpa.

Pulpa ini berisi pembuluh darah, saraf, dan jaringan penyambung. Pulpa ini membantu menumbuhkan akar gigi selagi perkembangan manusia.

Pada gigi yang telah berkembang sepenuhnya, gigi dapat bertahan tanpa pulpa karena gigi mendapat asupan dari jaringan di sekitarnya.

Tidak seperti guyonan tentang perawatan saluran akar, perawatan endodontik modern sangat serupa dengan penambalan rutin dan biasanya dapat tuntas dalam sekali atau dua kali pertemuan, tergantung kepada keadaan gigi dan suasana pribadi pasien.

Kunjungan ke dokter gigi untuk perawatan saluran akar biasanya nyaman baik selagi dan sesudah perawatan.

Menyelamatkan gigi alamiah melalui perawatan saluran akar memiliki sejumlah keuntungan:

  • Mengunyah secara efisien
  • Kekuatan dan rasa gigitan yang normal
  • Penampilan terjaga alamiah
  • Melindungi gigi-gigi yang lain dari tergerus secara berlebihan

Ilustrasi perawatan saluran akar. Gigi dibuka bagian tengahnya, lalu jarum pembersih dimasukkan pada saluran akar yang terdampak untuk mencuil syaraf yang membusuk.(Sumber smileatlegacy.co.uk)

Bagaimana perawatan endodontik menyelamatkan gigi?

Perawatan saluran akar (endodontik) adalah perawatan yang dilakukan di bagian dalam gigi. Perawatan diperlukan ketika pulpa membengkak atau terinfeksi.

Bengkak dan infeksi itu sendiri dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya lubang yang dalam, prosedur berulang pada gigi itu, mahkota gigi yang rusak, atau rengat dan retak pada gigi.

Selain itu, trauma pada gigi dapat menyebabkan pulpanya rusak bahkan tanpa retak dan rengat yang dapat dilihat. Jika pembengkakan pulpa atau infeksinya dibiarkan, hal itu dapat menyebabkan nyeri atau menjadi abses.

Sewaktu perawatan saluran akar, pulpa yang bengkak atau terinfeksi dikeluarkan dan bagian dalam gigi dibersihkan secara cermat, diberi disinfeksi, diisi dan disegel dengan bahan mirip karet yang disebut dengan gutta-percha.

Setelahnya, gigi dipulihkan (restorasi) dengan mahkota atau tambalan untuk perlindungan. Setelah restorasi, gigi dapat berfungsi kembali seperti gigi lainnya.

Perawatan endodontik membantu menjaga senyum alamiah, makan secara biasa, dan membatasi keperluan bolak-balik ke dokter gigi. Dengan perawatan yang selayaknya, kebanyakan gigi yang pernah mendapat perawatan saluran akar akan bertahan sangat lama.