Pentingnya Jujur Miliki Bakat Keloid Saat Akan Melahirkan

Pada orang yang memiliki bakat keloid, hindari trauma dan melakukan perawatan luka jika sudah terlanjur mengalami trauma.

Diterbitkan 18 Januari 2016, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Keloid termasuk jenis tumor kulit tergolong jinak. Pada orang yang memiliki bakat keloid, hindari trauma dan melakukan perawatan luka jika sudah terlanjur mengalami trauma.

Bagi pemilik bakat keloid yang sedang hamil dan akan menjalani proses persalinan dengan cara operasi caesar, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Bunda Jakarta, Rachel Juanda menyarankan, untuk terbuka kepada dokter yang akan menangani proses persalinannya. Guna menghindari terjadinya keloid.

Baca Juga

  • Minum Kopi Bisa Kurangi Risiko Kanker Kulit
  • Melanoma, Kanker Kulit yang Paling Bahaya
  • Kanker Kulit Bisa Disembuhkan

"Ketika pasien mengatakan bahwa dia memiliki bakat keloid, dokter akan mengantisipasi terjadinya kondisi itu dengan melakukan teknik jahitan yang berbeda," kata Rachel ditulis Senin (18/1/2016)

Tak cuma keloid, lanjutnya. Empat jenis tumor kulit jinak lainnya seperti tahi lalat, kutil, keratosis seboroik (semacam tahi lalat berukuran kecil yang sering muncul di tubuh orang usia tua dan umum terjadi di wajah), Xantelesma (bintik-bintik putih di sekitar mata berisi lemak), dan kutil yang ada di area tangan dan kaki tidak akan berubah ganas jika segera ditangani.

Keratosis seboroik ditangani dengan memerhatikan pemakaian tabir surya. Xantelesma harus menghindari konsumsi makanan berlemak secara berlebihan. Tahi lalat dengan memerhatikan perubahan bentuk dan warnanya, serta kutil dengan memperhatikan kebersihan tangan dan kaki, terang Rachel.