Sukses

Satai Bukan Penyebab Kanker Payudara

Liputan6.com, Jakarta Bukan satai penyebab kanker payudara tapi cara mengelola satailah yang mendatangkan malapetaka. Hal-hal inilah yang banyak disalahartikan orang.

"Sebenarnya bukan makanannya yang betul-betul menyebabkan kanker payudara, kebanyakan karena pengolahan yang keliru," kata Dr Alfiah Amiruddin, MD, MS dalam diskusi Women's Talk yang diadakan Liputan6.com di LOCANDA, Sabtu (31/10/2015) siang.

Satai yang berbahan daging segar tentu tidak berbahaya jika dipanggang dengan benar. Yang terjadi, kebanyakan orang yang memasak satai tidak dengan memanggang daging-daging yang menancap di lidi di atas bara api sambil dibolak-balik. "Melainkan di atas lidah api dan hanya pada satu sisi saja," kata Alfiah melanjutkan.

Kebiasaan orang kita yang suka menyantap makanan seperti satai yang gosong karena dianggap lebih nikmat, sangat disayangkannya.

"Daging yang gosong itu mengandung karsinogenik, di situ ada karbon akibat proses arang. Ini yang seringkali kita lupa, sebenarnya bukan makanannya yang menyebabkan kanker, namun cara pengolahan makanan itu yang keliru," kata dia menekankan.