Sukses

6 Alasan Makanan Tinggi Serat Baik untuk Diabetesi

Liputan6.com, Jakarta Pengobatan yang rutin, tidaka akan menghasilkan apa-apa apabila para penyandang diabetes tidak memperhatikan komposisi makanannya dengan baik. Pemilihan makanan sangat penting demi menjaga stabilitas kadar gula darah.

Serat makanan mampu meningkatkan kemampuan para penderita diabetes (diabetesi) untuk memetabolisme glukosa darah dalam jumlah yang cukup mengejutkan, mengutip dari laman Reader's Digest. Oleh karena itu, makanan yang tinggi serat dalam berguna untuk mengurangi risiko diabetes.

Nah, berikut merupakan kunci manfaat dari tinggi serat untuk menurunkan risiko diabetes seperti yang diberitakan pada Senin, (23/2/2015).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Makanan Berserat Untuk Diabetesi

1. Serat meningkatkan sensivitas insulin

Beberapa studi menemukan bahwa memakan makanan berserat tinggi lebih banyak selama beberapa minggu atau bulan akan menurunkan biomarke utnuk resistensi insulin. Hal ini disebabkan oleh sebagian anti-inflamasi yang berkaitan dengan penurunan kadar protein C reaktif, penanda peradangan, dan sistemik, juga fakta bahwa asam lemak rantai pendek akan menghasilkan fermentasi dalam saluran yang berguna untuk menghambat pemecahan simpanan lemak tubuh menjadi asam lemak bebas. Simpanan lemak memainkan peran utama dalam menciptakan resistensi insulin di otot rangka.

2. Serat memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah

Hal ini disebabkan oleh karbohidrat memakan waktu lebih lama untuk dipecah menjadi glukosa. Akibat, pelepasan glukosa ke dalam aliran darah pun cenderung lebih lama. Hal ini berguna untuk mengurangi tekanan pada proses metabolisme glukosa.

3 dari 4 halaman

Makanan Berserat Untuk Diabetesi

3. Serat memberikan israta agar hati memproduksi sedikit glukosa

Proses fermentasi memberikan sinyal tubuh untuk lebih responsif terhadap insulin juga menekan produksi glukosa ketika berlebihan yang berguna untuk menangkal akibat dari resistensi insulin.

4. Serat membuat Anda merasa lebih kenyang

Beberapa penelitian menemukan bahwa makanan berserat membuat perut lebih kenyang setelah makanan dan merasa lebih tidak lapar saat jeda waktu makan. Sebab, makanan berserat memiliki bentuk dan jumlah yang lebih besar dibanding nutrisi lainnya.

Makanan berserat juga memperlambat memperlambat perjalanan makanan melalui saluran pencernaan yang menyebabkan nutrisi untuk diserap lebih lambat sehingga bisa meningkatan sensasi pencernaan untuk merasa kenyang.

4 dari 4 halaman

Makanan Berserat Untuk Diabetesi

5. Serat mengubah bakteri usus sehingga konsumsi lebih banyak kalori

Makanan berserat tinggi mengubah susunan mikrobiosme sehingga menyebabkan mikroba tersebut untuk mengonsumsi lebih banyak kalori dari makanan yang dimakan dan memungkin lebih sedikit kalori yang masuk ke tubuh.

5. Serat mempermudah untuk mengatur berat badan

Peningkatan rasa kenyang dan mikrobiosme usus dapat membuat mencegah lebih lemak dalam tubuh. Sejumlah penelitian telah mengkonfirmasikan bahwa orang yang lebih banyak mengonsumsi serat makan cenderung akan memiliki berat badan dan lemak tubuh yang lebih rendah. Kehilangan jumlah yang relatif kecil dari berat badan akan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.