Sukses

Usia Batita Momen Penting untuk Belajar, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta Anak bukanlah miniatur orang dewasa sebab ia memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang makin besar dan kuat. Dari lahir hingga 3 tahun, otak akan tumbuh sampai 700 gram. Sedangkan saat dewasa, otak tumbuh dengan lambat.

Konsultan tumbuh kembang anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo, dr. Bernie Endyarni Medise, Sp. A (K), MPH mengatakan,  berat otak anak sebelum dan setelah lahir berkembang pesat hingga usia 3 tahun.

"Berat otak bayi saat lahir 400 gram dan ketika menginjak usia 3 tahun, otaknya berbobot 1.100 gram. Bisa dilihat selisihnya sampai 700 gram. Dari usia 3 tahun hingga dewasa hanya ada kenaikan 300 gram atau sekitar 1.400 gram. Jadi wajar kalau cara berpikir, bertindak agak lama dan kalau habis makan mudah mengantuk," kata Bernie, ditulis Senin (20/10/2014).

Oleh sebab itu, kata bernie, nutrisi yang baik sangat dibutuhkan sejak anak masih dalam kandungan hingga usia 3 tahun. Ini adalah masa emas saat anak belajar banyak hal.

"Orangtua harus terampil, jeli, cermat dan pintar dalam merawat dan mendidik anak. Peran stimulasi dan kasih sayang akan merangsang hubungan antar sel-sel otak. Rangsangan ini akan memicu kerja otak kiri dan kanan yang kompleks sehingga kecerdasan anak akan tinggi," jelasnya.

Dua Petani Tewas Tertabrak di Tepi Sawah

Tutup Video
Loading