Liputan6.com, Jakarta Rasulullah menganjurkan bagi umat-Nya yang berpuasa untuk tidak berbuka dengan makan berlebih. Apalagi jika sampai kesulitan konsentrasi ketika melaksanakan salat Maghrib.
Dokter Muhammad Suwardi mengatakan, makan sebaiknya jangan sampai kekenyangan. Karena, akan membuat badan menjadi lemas dan mengantuk. Sesaat setelah makan, terjadi perubahan sirkulasi darah di dalam tubuh.
"Sirkulasi darah ke lambung dan usus halus akan meningkat dibandingkan sirkulasi ke organ-organ tubuh yang lain," kata Suwardi dalam bukunya berjudul `Solusi Sehat Islami` ditulis Health Liputan6.com, Jumat (4/7/2014)
Untuk memasok energi yang besar dalam rangka proses pencernaan, jelas dia, hampir 70 persen energi dialokasikan ke saluran pencernaan.
Dengan peningkatan sirkulasi ini, maka suplai oksigen di otak tidak optimal. Sehingga, rasa kantuk akan mudah menyerang kita. Akibatnya, kita menjadi malas untuk bergerak dan beribadah.
Bahkan tak jarang, ketika malas bergerak dan rasa kantuk menyerang, ada di antara kita yang mungkin langsung memilih untuk tidur. Padahal, tidur setelah makan juga tidak baik untuk kesehatan kita.
"Seperti sabda Nabi Muhammad SAW, cairkanlah makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah dan salat. Dan janganlah kalian langsung tidur setelah makan. Karena dapat membuat hati kalian menjadi keras," kata dia menekankan.
Akibat Makan Berlebihan yang Dibenci Rasulullah SAW
Rasulullah menganjurkan bagi umat-Nya yang berpuasa untuk tidak berbuka dengan makan berlebihan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/697920/original/26062014-ketan.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363762/original/040487800_1790917791-Cek_Fakta_Wamenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137785/original/055250800_1739961431-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_1.jpg)