Sukses

Catat, Ini Barang-Barang yang Boleh dan Dilarang Dibawa Saat Haji

 

Liputan6.com, Jakarta - Gelombang pertama keberangkatan calon jemaah haji 2019 asal Indonesia ke Tanah Suci akan dimulai Sabtu, 6 Juli 2019. Untuk itu, bagi calon jemaah haji harus mempersiapkan hal dan keperluan sebelum keberangkatan.

Hal utama yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan adalah mental dan fisik. Bertaubat dan memperbanyak zikir ialah cara yang paling ampuh untuk menjaga mental dan fisik calon jemaah haji. Sebelum keberangkatan, calon jemaah haji juga dianjurkan untuk bersilaturahmi meminta maaf dan doa restu kepada sanak saudara.

Selain mental dan fisik, barang-barang yang harus dibawa sebelum keberangkatan juga harus dipersiapkan. Berikut daftar barang yang harus dibawa selama ibadah haji.

1. Pakaian selama di Tanah Suci

Para calon jemaah haji diharuskan membawa minimal 5 stel pakaian muslim syar'i termasuk pakaian ihram dan baju tidur, serta seragam batik yang telah ditentukan. Membawa pakaian dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat. Dikarenakan cuaca yang tidak menentu, calon jemaah haji diharapkan membawa jaket, kaos kaki, topi dan kacamata hitam.

Khusus untuk calon jemaah wanita diharuskan membawa kaos kaki khusus thawaf. Saat keberangkatan calon jemaah haji diharuskan memakai sepatu dan membawa sepasang sandal.

2. Dokumen pribadi.

Calon jemaah haji wajib membawa dokumen yang dibutuhkan seperti paspor, Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), bukti setor berwarna biru, buku panduan haji serta buku kesehatan.

3. Tas khusus kabin.

Selain membawa koper yang berisi banyak barang yang dibutuhkan, calon jemaah haji juga diharuskan membawa tas khusus kabin yang berisi barang pribadi yang dirasa sangat penting.

Seperti obat-obatan pribadi, alat kecantikan bagi wanita, perlengkapan ibadah, al-quran, kantung plastik, peniti, dan karet gelang merupakan barang harus dimasukan kedalan tas khusus kabin.

Perlengkapan pilihan lainnya yang dapat dimasukkan ke dalam tas khusus kabin seperti perlengkapan mandi, suplemen makanan, kantung plastik dan perlengkapan komunikasi elektronik (HP beserta pengisi daya).

 

2 dari 3 halaman

Yang Tidak Boleh Dibawa

Para calon jemaah haji juga tidak diperkenankan untuk membawa barang-barang yang dapat berbahaya bagi keselamatan dan menganggu jemaah lainnya.

Dilansir dari buku "Tuntutan Manasik Haji dan Umrah" yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama (Kemenag) Indonesia bahwa barang yang dilarang untuk dibawa selama penerbangan di pesawat seperti berikut.

1. Senjata Tajam, meliputi pisau, golok, clurit, parang, palu, gunting, dan lain sebagainya.

2. Perhiasan dan uang tunai dalam jumlah banyak.

3. Barang yang mudah terbakar seperti minyak goreng, minyak tanah, korek api maupun zippo, maupun alat masak bersumber listrik seperti rice cooker.

4. Peralatan yang mengandung gas seperti kompor gas, lampu gas, maupun tabung oksigen.

5. Mengaktifkan telepon genggam dan membawa barang mengandung magnet.

6. Bahan peledak meliputi bom, senjata api, dan petasan.

7. Cairan bersifat korosif dan beracun seperti accu, air raksa maupun cuka.

8. Air zamzam yang berlebihan dan ember.

9. Cairan dalam botol seperti kecap, madu dan sambal.

10. Buah atau makanan yang berbau menyengat meliputi durian, ikan asin, jengkol dan lain sebagainya.

11. Obat-obatan terlarang seperti narkoba.

12. Cetakan yang bergambar/VCD porno atau sejenisnya.

Reporter: Nabila Bilqis

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kemenag Tingkatkan Pelayanan Jemaah Haji 2020, Apa Saja?
Artikel Selanjutnya
Genjot Penjualan Tiket, Garuda Indonesia Gandeng Agen Perjalanan Haji