Perlakukan Pria IQ Rendah Bak Budak, Keluarga di Inggris Dibui

Akibat perlakuan kasarnya kepada asisten rumah tangganya, seluruh anggota keluarga Rooke dibui.

OlehTan
Diterbitkan 08 Januari 2014, 13:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Biadab! Itulah yang dilakukan keluarga Rooke terhadap asisten rumah tangga mereka.

"Seorang pria diperlakukan seperti budak oleh keluarga itu. Ia sering dijadikan sasaran pukul dan dipaksa bekerja selama berjam-jam," menurut pihak pengadilan seperti dikutip Liputan6.com dari News.com.au, Rabu (8/1/2014).

Dalam dakwaan dari pihak pengadilan, Craig Kinsella dikasari oleh keluarga Rookie selama 6 minggu terakhir di rumah yang terletak di Sheffield, Inggris. Korban adalah pria dengan IQ rendah berusia 34 tahun.

"Dia diperlakukan seperti anjing, dan bekerja dari pukul 07.30 sampai tengah malam untuk membersihkan taman dan van mereka," tulis media The Mirror.

Atas perbuatan kasar yang terkuak melalui sebuah CCTV, pasangan suami istri dan 1 anak itu harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

David Rooke, kepala keluarga berusia 44 tahun itu, dikenai tuduhan melakukan penyekapan dan menyebabkan cedera fisik dengan hukuman 6,5 tahun penjara.

Istrinya, Donna (40) juga dituduh melakukan kekerasan fisik dan membuat keributan di tempat umum dengan hukuman 4 bulan.

"Anak pasangan itu, pemuda berusia 19 tahun bernama Jamie juga dikenai tuduhan sama dengan sang ibu. Hukumannya 4 tahun," jelas pihak pengadilan.

Aksi keluarga Rookie itu benar-benar tak dapat dibayangkan. Usai menyaksikan rekaman CCTV dari kediaman keluarga Rooke, Hakim Peter Kelson QC mengatakkan,"Kehendak-Nya telah benar-benar rusak oleh cara Anda memperlakukannya. Kebiadaban manusia kepada manusia tidak pernah berhenti mengejutkan," ucap Hakim Peter.

"Dia (Craig) diberi makan sangat sedikit  dengan makanan sisa. Itu sebabnya ia merasa terus lapar.  Dia juga terus-menerus dipukuli hingga babak belur. Dia menjadi sasaran pukul kalian bertiga," beber Hakim Peter.

"Ini sangat mengejutkan, dan benar-benar terjadi dalam masyarakat kita. Benar-benar mengejutkan," tutur Peter.

Sementara menurut Jaksa David Brooke, Craig mulai bekerja di toko es krim keluarga itu sejak beberapa tahun lalu dan digaji 40 pounds per minggu atau sekitar Rp 798 ribu. Namun keluarga itu mengambil kembali uang itu.

Tak sampai di situ. David juga mengancam Craig akan memburunya ke mana pun jika melarikan diri. Ia juga sering memukul Craig dengan gagang kayu, sekop, dan linggis.

"Dia (Craig) tidak dibayar atau tidak makan secara teratur. Dan ia secara teratur mengambil makanan dari gerobak sampah untuk makan. Jelas saja tubuhnya kurus," urai Brooke.

Setelah dibui, David pun dijatuhi hukuman ganti rugi kepada Craig sebesar 15 ribu poundsterling atau sekitar Rp 299 juta. (Tnt/Yus)

Baca juga:

Sudah 397 Kali Wanita Ini Ditangkap Polisi
Oknum Pegawai Dishub Todongkan Senjata Api ke Pengunjung Kafe
ITN Berjanji Pecat Mahasiswa Pelaku Ospek Sadis