Kebakaran di Malaysia Hanguskan 200 Rumah, Ratusan Orang Mengungsi

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Diterbitkan 19 April 2026, 16:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Ratusan orang mengungsi setelah kebakaran menghancurkan sekitar 200 rumah di sebuah desa pesisir di Negara Bagian Sabah, Malaysia, pada Minggu (19/4/2026). Demikian dilaporkan kantor berita Bernama.

Pihak berwenang menerima laporan mengenai kebakaran di Distrik Sandakan sekitar pukul 01.32. Kepala pemadam kebakaran dan penyelamatan distrik, Jimmy Lagung, mengatakan bahwa kondisi di lokasi mempercepat penyebaran api.

"Angin kencang dan jarak antar rumah yang berdekatan menyebabkan api dengan cepat meluas, sementara kondisi air laut yang sedang surut juga menyulitkan untuk mendapatkan sumber air terbuka," ujar Jimmy, seperti dikutip Bernama.

Kebakaran terjadi di salah satu perkampungan atas air di Sabah, yakni kawasan permukiman yang terdiri dari rumah-rumah kayu yang dibangun di atas tiang-tiang di perairan pesisir. Perkampungan seperti ini umumnya dihuni oleh sebagian masyarakat termiskin di negara tersebut, termasuk banyak kelompok tanpa kewarganegaraan serta masyarakat adat. 

Hingga saat ini, sekitar 445 orang telah mengungsi. Menurut laporan Bernama, angka tersebut merupakan data tidak resmi yang dihimpun dari warga yang telah terdaftar di pusat penampungan sementara di Sandakan.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan bahwa pemerintah federal sedang berkoordinasi dengan otoritas Sabah untuk menyediakan bantuan dasar serta relokasi sementara bagi para korban terdampak.

"Prioritas saat ini adalah keselamatan para korban dan bantuan segera di lapangan," katanya dalam sebuah unggahan di Facebook.