Indonesia–AS Naikkan Level Kerja Sama Pertahanan, Modernisasi Militer Salah Satu Pilarnya

Simak pernyataan bersama Indonesia dan AS berikut ini.

Diterbitkan 14 April 2026, 08:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington, DC - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melangsungkan pertemuan dengan Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth pada Senin (13/4/2026), di Pentagon. Dalam kesempatan ini, AS dan Indonesia mengumumkan pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership/MDCP).

"Pengumuman ini mencerminkan peran strategis Indonesia dalam mendorong stabilitas kawasan serta menegaskan kekuatan dan potensi hubungan pertahanan bilateral antara kedua negara," bunyi pernyataan bersama yang dirilis Pentagon.

"MDCP dimaksudkan sebagai kerangka acuan untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral. Melalui pengumuman ini, kedua negara menegaskan kembali komitmen bersama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik."

Dalam pernyataan yang sama dijelaskan bahwa MDCP memiliki tiga pilar utama yang dilaksanakan berdasarkan prinsip saling menghormati dan penghormatan terhadap kedaulatan nasional, yaitu:

  1. Modernisasi militer dan peningkatan kapasitas;
  2. Pelatihan serta pendidikan profesional militer; dan
  3. Latihan bersama dan kerja sama operasional.

"Dalam kerangka MDCP, AS dan RI akan menjajaki berbagai inisiatif mutakhir yang disepakati bersama, termasuk pengembangan bersama kemampuan asimetris yang canggih serta pengembangan teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah laut, dan sistem otonom, serta kerja sama dalam dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan rekondisi guna meningkatkan kesiapan operasional," bunyi pernyataan bersama.

"Sebagai simbol penguatan kemitraan ini, serta mencerminkan tingkat kepercayaan yang mendalam antara kedua negara, kedua pemimpin juga berkomitmen untuk meningkatkan pelatihan bersama pasukan khusus. Kegiatan ini diharapkan dapat memajukan kepentingan keamanan bersama serta mempererat hubungan yang lebih kuat dan tangguh antara personel militer AS dan RI melalui perluasan kesempatan dalam pendidikan militer profesional unggulan serta pembentukan jejaring alumni pertahanan."

Sebagai penutup pernyataan bersama disebutkan, "Kemitraan ini mencerminkan perkembangan berkelanjutan hubungan pertahanan bilateral antara Amerika Serikat dan Republik Indonesia yang dibangun di atas kerja sama selama puluhan tahun. Kedua negara saling mengakui sebagai mitra penting dan menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kerja sama yang berlandaskan pada prinsip saling menghormati, kedaulatan, serta kepentingan bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan."

"Kementerian Perang AS dan Kementerian Pertahanan RI menyatakan komitmennya untuk melanjutkan penguatan kemitraan yang telah terjalin lama serta meningkatkan investasi dalam kerja sama yang lebih mendalam dalam kerangka MDCP."