Liputan6.com, Washington, DC - Pentagon dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan kapal perang ke kawasan Timur Tengah setelah Iran meningkatkan serangan di Selat Hormuz. Informasi ini dilaporkan oleh media Amerika Serikat (AS), The Wall Street Journal, pada Jumat (13/3/2026) dengan mengutip tiga pejabat pemerintah AS.
Menurut laporan tersebut seperti dikutip dari TRT, Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth telah menyetujui permintaan dari United States Central Command (CENTCOM) untuk mengerahkan satu kelompok kapal amfibi siap tempur beserta satu unit Marinir ekspedisi. Formasi ini biasanya terdiri dari beberapa kapal perang dan sekitar 5.000 personel marinir.
Dua pejabat tersebut mengatakan bahwa kapal USS Tripoli yang berpangkalan di Jepang, bersama pasukan Marinir yang dibawanya, kini sedang menuju Timur Tengah. Para pejabat itu menambahkan bahwa sebagian pasukan Marinir AS sudah berada di kawasan tersebut untuk mendukung perang melawan Iran.Â
Advertisement
Â
Optimisme Menhan AS
Sebelumnya, Menhan Hegseth menepis kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran akan menyebabkan penutupan Selat Hormuz dalam jangka waktu yang lama.
Menurut Hegseth, Iran saat ini tengah melakukan tindakan yang ia sebut sebagai "keputusasaan semata" di Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menangani situasi tersebut dan mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir.
Ketika ditanya kapan Selat Hormuz dapat kembali sepenuhnya beroperasi, Hegseth menjawab bahwa satu-satunya hal yang menghambat lalu lintas di wilayah tersebut adalah serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintas.
Ia juga menegaskan bahwa AS telah menyiapkan berbagai rencana untuk menghadapi semua kemungkinan yang terjadi.
"Kami memiliki rencana untuk setiap kemungkinan. Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait dan kami tidak akan membiarkan selat ini terus menjadi wilayah yang diperebutkan atau mengganggu arus perdagangan," kata Hegseth.Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5108936/original/038146000_1737780538-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8443167/original/050423700_1782336694-swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7809636/original/050138700_1780626362-timnas-republik-ceko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257627/original/035946300_1781249972-AP26163143978604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258899/original/071719200_1781422429-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617284/original/010929700_1635503741-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308852/original/088836100_1782174973-AP26173443606356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258474/original/070070600_1781346469-AP26163500989479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735404/original/061413200_1707129893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504462/original/009512800_1771237713-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262364/original/007814800_1781781853-6.jpg)