Balas Pidato Trump, PM Carney: Kanada Tidak Hidup karena AS

Bagaimana ketegangan antara Trump dan PM Carney muncul? Berikut selengkapnya.

Diterbitkan 23 Januari 2026, 19:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Ottawa - Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney pada Kamis (22/1/2026) menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sebelumnya menyebut "Kanada hidup karena AS" dalam forum World Economic Forum 2026.

"Kanada tidak hidup karena AS. Kanada berkembang karena kami adalah orang Kanada," kata Carney dalam pidatonya di Quebec City, menjelang dimulainya sesi parlemen baru, seperti dikutip dari laporan CNA. 

Meski demikian, ia tetap mengakui adanya kemitraan yang luar biasa antara kedua negara.

Pernyataan Carney tersebut memicu respons lanjutan dari Trump pada hari yang sama. Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menarik kembali undangan bagi Kanada untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian, sebuah badan bernilai miliaran dolar yang ia gagas untuk menyelesaikan konflik global.

Seorang sumber pemerintah Kanada mengatakan kepada AFP pada Senin bahwa Kanada tidak akan membayar untuk bergabung dalam dewan tersebut, meskipun Carney sebelumnya menyatakan kesediaannya menerima undangan jika ditawarkan.

Adu pernyataan antara kedua pemimpin itu menegaskan meningkatnya ketegangan antara dua negara sekutu.

 

 

Pernyataan Keras PM Carney

Komentar Carney pada Kamis disampaikan setelah pidatonya di hadapan forum elite politik dan keuangan dunia di Davos, Swiss. Dalam pidato tersebut, ia mendapat tepuk tangan meriah atas penilaiannya yang blak-blakan mengenai adanya keretakan dalam tatanan global berbasis aturan yang selama ini dipimpin AS.

Pidato Carney di Davos pada Selasa (20/1) menjadi sorotan dunia dan secara luas dipandang sebagai sindiran terhadap pengaruh Trump yang dinilai mengganggu hubungan internasional, meskipun Trump tidak disebutkan secara langsung.

Dalam pidatonya di Davos, Carney menyampaikan bahwa negara-negara berdaya menengah seperti Kanada, yang selama ini diuntungkan oleh era "hegemoni AS", perlu menyadari bahwa realitas baru telah terbentuk. Ia menegaskan bahwa sikap "patuh" tidak lagi dapat melindungi negara-negara tersebut dari agresi kekuatan besar.

Trump merespons pernyataan itu dengan nada mengejek dalam pidatonya sehari kemudian.

"Kanada mendapatkan banyak keuntungan gratis dari kami. Mereka seharusnya bersyukur, tetapi kenyataannya tidak. Saya menonton PM Anda kemarin. Dia tidak terlihat bersyukur," kata Trump kepada para hadirin seperti dikutip dari laporan The Guardian.

"Kanada hidup karena AS. Ingat itu, Mark, ketika Anda membuat pernyataan berikutnya."

"Aliansi Didefinisikan Ulang dan Dipatahkan"

Dalam pidatonya pada Kamis yang ditujukan bagi audiens domestik, Carney mengatakan bahwa Kanada seharusnya menjadi contoh di tengah era kemunduran demokrasi.

"Kanada tidak bisa menyelesaikan semua masalah dunia, tetapi kami bisa menunjukkan bahwa jalan lain itu mungkin, bahwa arah sejarah tidak harus dibengkokkan menuju otoritarianisme dan eksklusi," tegas Carney.

Meski Carney kerap mengkritik Trump sejak menjabat sembilan bulan lalu, Kanada tetap merupakan negara yang sangat bergantung pada perdagangan dengan AS, yang menjadi tujuan lebih dari tiga perempat ekspor Kanada.

Sektor-sektor utama Kanada seperti otomotif, aluminium, dan baja terdampak signifikan oleh tarif sektoral global yang diterapkan Trump. Namun, dampak kebijakan tersebut relatif teredam karena Trump secara umum masih mematuhi perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara yang telah ada.

Negosiasi untuk merevisi perjanjian perdagangan tersebut dijadwalkan dimulai awal tahun ini. Trump berulang kali menegaskan bahwa AS tidak membutuhkan akses terhadap produk Kanada, sebuah sikap yang berpotensi membawa konsekuensi luas bagi negara tetangganya di utara.

Trump juga berulang kali mengancam akan mencaplok Kanada. Pekan ini, ia mengunggah gambar di media sosial yang menampilkan peta Kanada—bersama Greenland dan Venezuela—yang tertutup oleh bendera AS.

Menanggapi situasi tersebut, Carney pada Kamis menegaskan bahwa Kanada tidak berada dalam "ilusi" mengenai rapuhnya kondisi hubungan global saat ini.

"Dunia semakin terpecah. Aliansi-aliansi lama sedang didefinisikan ulang dan dalam beberapa kasus, dipatahkan,” ujarnya.

Dengan mengacu pada rencana pemerintahannya untuk meningkatkan belanja pertahanan, Carney menegaskan, "Kami harus mempertahankan kedaulatan kami dan mengamankan perbatasan kami".

Kanada, lanjutnya, memiliki mandat untuk menjadi mercusuar, sebuah contoh bagi dunia yang sedang kehilangan arah.