Liputan6.com, Tokyo - Pemerintah setempat kota Sapporo, Jepang, jadi perbincangan luas usai mengeluarkan larangan agar warga tidak menaruh koin di dalam peti mati sebelum proses kremasi.
Menurut laporan sejumlah media lokal, pemerintah Kota Sapporo di Prefektur Hokkaido mengeluarkan pemberitahuan resmi kepada seluruh krematorium sejak April lalu untuk menghentikan kebiasaan warga yang menaruh koin 10 yen di dalam peti mati, menurut laporan sejumlah media lokal, dilansir dari SCMP, Kamis (16/10/2025).
Dalam tradisi masyarakat Hokkaido, koin 10 yen dipercaya sebagai bekal bagi arwah untuk membayar ongkos feri saat menyeberangi Sanzu River, sungai mitologis dalam ajaran Buddha Jepang yang diyakini harus dilewati jiwa-jiwa sebelum reinkarnasi.
Advertisement
Kepercayaan serupa juga ditemukan di Tiongkok. Di sana, arwah konon harus melintasi Naihe Bridge, tempat mereka disuguhi sup oleh dewi pelupa, Meng Po, agar melupakan kehidupan lamanya sebelum memulai yang baru.
Koin Merusak Alat Kremasi
Namun, peningkatan jumlah kremasi di Sapporo yang mencapai lebih dari 26 ribu kasus tahun lalu, menyebabkan tradisi koin ini menimbulkan masalah baru bagi pihak krematorium.
Seorang staf pemerintah kota bermarga Fujita menjelaskan bahwa koin logam akan meleleh selama proses kremasi dan menempel di alas pembakaran yang juga terbuat dari logam.
Ia menuturkan bahwa kondisi tersebut memaksa petugas membersihkan bekas logam secara manual, yang bisa memakan waktu hingga satu jam dan bahkan memperpendek umur peralatan kremasi.
Kebiasaan dari Mitologi Kuno
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3193493/original/076748900_1596003440-josh-appel-QSipy5RFcSA-unsplash.jpg)
Seorang staf penyedia jasa pemakaman lokal menuturkan bahwa kebiasaan ini berasal dari mitologi kuno Jepang tentang membayar enam mon, satuan uang zaman dahulu, sebagai ongkos menyeberangi Sanzu River.
Dalam beberapa kasus di mana koin tidak menempel di alas kremasi, sebagian orang bahkan mengambilnya kembali dan menyimpannya sebagai jimat keberuntungan.
Meski demikian, beberapa warga mengaku khawatir larangan ini akan membuat arwah orang tua mereka "tidak bisa menyeberangi Sanzu River."
Untuk menghormati kepercayaan lama tanpa menimbulkan masalah teknis, sejumlah krematorium kini menyiapkan lembaran kertas bergambar enam koin kuno sebagai pengganti yang bisa diletakkan di dalam peti mati.
Himbauan Lain
Selain itu, pemerintah Kota Sapporo juga merilis selebaran pada September lalu yang berisi imbauan agar masyarakat tidak menaruh benda lain seperti boneka, ponsel, atau botol minuman ke dalam peti mati.
Langkah itu dilakukan karena benda-benda tersebut bisa merusak peralatan kremasi dan mencemari lingkungan.
Sebagian warga mendukung kebijakan tersebut.
"Sebenarnya menghancurkan uang logam itu perbuatan ilegal sejak awal,"Â ujar salah satu warga.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306185/original/084044900_1784866642-Screenshot_2026-07-23_170549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401749/original/084305000_1762228197-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-04T104806.640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306299/original/013680100_1784873619-Screenshot_2026-07-24_113426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4900158/original/042709900_1721807951-cremation-7402151_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411723/original/069752100_1479709693-Jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305964/original/089917400_1784814021-17847890106a61b81238d41_WhatsApp_Image_2026_07_23_at_13_31_51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306116/original/012614700_1754375826-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303944/original/039795900_1784701533-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304695/original/070027400_1784733940-IMG_6694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390973/original/022812100_1761292952-Toyota_RAV4_generasi_keenam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2017157/original/004600900_1521608575-indosat_1_673x373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4090260/original/031696400_1657885963-liputan6-toyota-crown-crossover-02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429920/original/000651900_1764647820-WhatsApp_Image_2025-12-02_at_10.42.49_f1bfaf60.jpg)