Penulis Asal Hungaria Laszlo Krasznahorkai Raih Nobel Sastra 2025

Karya apa saja yang telah dituliskan oleh Laszlo Krasznahorkai?

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 19:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Stockholm - Penulis asal Hungaria Laszlo Krasznahorkai meraih Hadiah Nobel Sastra 2025 atas karya-karyanya yang memikat dan visioner.

Menurut Komite Nobel, di tengah teror apokaliptik, justru menegaskan kembali kekuatan seni, dikutip dari laman France24, Kamis (9/10/2025).

Sastrawan berusia 71 tahun itu dikenal lewat gaya penulisan khasnya: kalimat-kalimat panjang yang kadang berlangsung satu paragraf penuh, membawa pembaca menyelami absurditas, humor kelam, dan keputusasaan manusia.

Dalam pernyataannya, Komite Nobel Akademi Swedia menyebut Krasznahorkai sebagai penulis epik besar dari tradisi Eropa Tengah, penerus garis sastra dari Franz Kafka hingga Thomas Bernhard, dengan sentuhan absurdisme dan grotesk yang khas.

Beberapa karyanya yang terkenal antara lain Satantango dan The Melancholy of Resistance, yang kemudian diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara Hungaria Béla Tarr.

Sebelum menerima Nobel, Krasznahorkai telah mengantongi sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Man Booker International Prize 2015. Juri kala itu memuji kemampuannya membangun "kalimat-kalimat luar biasa panjang yang bertransformasi dari nada khidmat, menjadi gila, penuh pertanyaan, hingga berujung pilu."

Dengan penghargaan ini, Krasznahorkai bergabung dengan jajaran nama besar peraih Nobel Sastra seperti Ernest Hemingway, Toni Morrison, dan Kazuo Ishiguro.

Tahun ini, penghargaan Nobel Sastra menjadi yang keempat diumumkan, menyusul bidang kedokteran, fisika, dan kimia. Adapun Hadiah Nobel Perdamaian dijadwalkan diumumkan pada Jumat, sementara Hadiah Nobel Ekonomi akan diumumkan Senin mendatang.

Upacara penganugerahan Nobel akan digelar 10 Desember 2025, bertepatan dengan hari wafat Alfred Nobel, industrialis Swedia penemu dinamit sekaligus pendiri penghargaan ini.

Setiap penerima Nobel akan memperoleh 11 juta kronor Swedia (sekitar USD 1,2 juta), medali emas 18 karat, dan sebuah diploma kehormatan.  Â