Fosil Buaya dari Zaman Dinosaurus Ditemukan di India, Usianya Diprediksi Capai 200 Juta Tahun

Berapa ukuran dari fosil buaya zaman purba yang ditemukan para ahli di India?

Diterbitkan 02 September 2025, 15:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Para peneliti di India menemukan fosil langka dari spesies mirip buaya yang hidup pada era Jurassic di negara bagian Rajasthan, India barat.

Fosil tersebut dikenal sebagai phytosaur, dengan panjang sekitar 1,5 hingga 2 meter. Para peneliti memperkirakan usianya lebih dari 200 juta tahun.

Penemuan ini dilakukan di Desa Megha, Distrik Jaisalmer, oleh Dr. Narayandas Inkhiya, seorang ahli hidrogeologi senior, bersama timnya dari departemen air negara bagian Rajashan, dilansir dari BBC, Selasa (2/9/2025).

Inkhiya mengatakan, situs ini mungkin masih menyimpan "banyak fosil tersembunyi lainnya" yang bisa memberi petunjuk penting tentang sejarah evolusi.

"Itu juga membuka peluang menjadikan kawasan ini sebagai lokasi wisata fosil penting," tambahnya.

Menurut ahli geosains CP Rajendran, phytosaur merupakan hewan semi-akuatik yang hidup di sungai sekaligus di daratan.

"Makhluk ini kemudian berevolusi menjadi buaya seperti yang kita kenal sekarang," ujarnya.

Fosil tersebut pertama kali terlihat minggu lalu oleh beberapa warga desa saat mereka menggali danau di daerah itu.

 

Fosil Telur Juga Ditemukan

Saat menggali, para pekerja melihat formasi tanah yang mirip dengan struktur tulang besar dan segera melaporkannya ke pihak berwenang. Setelah lokasi digali lebih lanjut, peneliti juga menemukan benda yang menyerupai fosil telur, kemungkinan milik reptil tersebut.

"Fosil ini menunjukkan phytosaur berukuran sedang yang mungkin hidup di dekat sungai jutaan tahun lalu dan bertahan hidup dengan memakan ikan," kata VS Parihar, seorang ahli paleontologi senior yang memimpin penelitian, kepada saluran berita NDTV.

Rajendran menambahkan bahwa temuan ini mungkin merupakan spesimen fosil langka karena sejauh ini hanya sedikit bagian tubuh phytosaur yang pernah ditemukan di wilayah lain di dunia.

Meski penting, penemuan ini tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, wilayah tersebut diyakini dulunya berada di antara sebuah sungai dan laut.

Inkhiya menjelaskan, Jaisalmer merupakan bagian dari formasi geologi bernama formasi Lathi, yang menjadi habitat dinosaurus pada era Jurassic.

Pada tahun 2023, Inkhiya juga menemukan fosil telur yang diyakini milik dinosaurus di Jaisalmer.

Sementara itu, pada tahun 2018, para ilmuwan dari Geological Survey of India berhasil menemukan fosil dinosaurus herbivora tertua yang pernah ditemukan di wilayah tersebut.