Menteri Perdagangan Belanda Bakal Datang ke Indonesia Bulan Juni, Ini 3 Fokus Misinya

Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerja sama Pembangunan Reinette Klever juga akan membawa delegasi ekonomi datang ke Indonesia.

Diterbitkan 30 April 2025, 17:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen memberitahukan bahwa Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerja sama Pembangunan Reinette Klever akan datang ke Indonesia bulan Juni. Kedatangannya akan membawa tiga fokus misi.

"Menteri Perdagangan kita akan mengunjungi Indonesia pada bulan Juni dengan delegasi ekonomi yang berfokus pada industri maritim, pengelolaan air, dan ketahanan pangan," tutur Dubes Gerritsen dalam acara perayaan King's Day di Erasmus Huis, Selasa (29/4/2025).

Dubes Gerritsen mengatakan, Belanda merupakan salah satu investor Uni Eropa (UE) terbesar di Indonesia dan ada banyak program yang sedang berjalan. "300 juta euro paket investasi pemerintah dalam infrastruktur hijau misalnya," ujarnya.

Sebelumnya, dalam media reception King's Day, Dubes Gerritsen menyebut bahwa delegasi tersebut akan berpindah-pindah dalam lawatannya ke Indonesia. "Mereka pertama-tama ke Jakarta, kemudian akan mengunjungi beberapa bagian di Indonesia, membawa tiga topik bahasan," tegasnya.

"Salah satu topik adalah ketahanan pangan, karena itu sesuatu yang kami unggulkan. Mungkin kami bisa membantu dengan ambisi Indonesia untuk swasembada pangan, atau bahkan program makanan di sekolah," jelas dubes yang dulu pernah bertugas di Gaza.

Dubes Gerritsen menyebut misi ketahanan pangan itu akan dilaksanakan melalui kolaborasi para ahli Belanda dan menyesuaikan dengan prioritas Indonesia.

Soal pengelolaan air, dubes yang juga pernah bertugas di Roma itu menyebut "contohnya, Presiden Parowo menunjukkan bahwa dia ingin membangun giant sea wall di utara Jawa. Jadi kami mengundang orang Indonesia untuk datang ke Belanda dan berhubungan dengan ahli kami, dengan pembuat kebijakan, dan lain-lain," paparnya.

"Jadi kami memiliki pengalaman yang mirip, dan mungkin kami bisa berbagi, dan para ahli kami mungkin bisa membantu di Indonesia," ucapnya.

Dalam fokus ketiga yakni soal industri maritim, Dubes Gerritsen mengatakan bisa dalam pembuatan kapal, dan semuanya yang terhubung dengan hal tersebut.

Dubes Gerritsen mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat berpengaruh dalam hal pengelolaan air dan maritim, seperti Belanda. "Sehingga kita bisa berhubungan melalui itu."

Soal hubungan people to people, ia menyebut "dua juta orang di Belanda memiliki koneksi dengan Indonesia."

Sementara itu, menurutnya, ada lebih dari 25.000 alumni yang telah belajar di Belanda.