Tembok Pembatas Jalur Gaza Dirobohkan

Tindakan ini menandai fase pertama pelaksanaan Peta Jalan Damai. Kontrol keamanan wilayah Gaza dan Tepi Barat Betlehem juga diserahterimakan dari Pasukan Israel kepada Polisi Palestina.

Diterbitkan 30 Juni 2003, 20:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Gaza: Angin perdamaian kian kencang berhembus di Timur Tengah. Senin (30/6) ini, satu langkah maju telah ditempuh. Israel setuju menarik pasukannya dan membuka tembok pembatas jalan utama Jalur Gaza yang menghubungkan tiga bagian wilayah Israel-Palestina [baca: Pasukan Isreal Mundur dari Jalur Gaza ].

Peruntuhan pembatas beton dan kawat berduri yang sejak September 2002 menutup jalan utama jalur Gaza ini adalah hasil pembicaraan antara Kepala Keamanan Palestina Mohammed Dahlan dan Pejabat Keamanan Israel Amos Gilad. Dengan demikian, kontrol keamanan Jalur Gaza dan Betlehem, Tepi Barat diserahkan kepada tentara Palestina yang sekaligus menandai pelaksanaan fase pertama dari Peta Jalan Damai.

Perjanjian damai yang bertujuan untuk mewujudkan negara Palestina merdeka dan berdaulat serta menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah penghentian kekerasan dari kedua belah pihak, termasuk serangan roket dan mortir yang biasa dilancarkan warga Palestina ke Israel. Selanjutnya, Israel diharuskan untuk menghentikan pembangunan pemukiman di Gaza dan Tepi Barat. Terakhir, Pasukan Israel harus mundur kembali pada posisi yang sama seperti 33 bulan silam. Keseluruhan proses ini diharapkan selesai pada 2005 [baca: Israel-Palestina Berdamai ].(MIT/Kinanti Pinta)