Sukses

Menang Jadi PM Inggris, Rishi Sunak Janji Kerja, Kerja, Kerja

Liputan6.com, London - Perdana Menteri Inggris selanjutnya, Rishi Sunak, berjanji akan terus bekerja siang dan malam untuk rakyat. Ia mengaku merasa terhormat bisa berkontribusi bagi negaranya sebagai PM Inggris

Pada pidatonya kepada publik usai dipastikan menjadi PM Inggris, Rishi Sunak turut memberikan apresiasi kepada Liz Truss yang baru-baru ini mundur dari jabatannya sebagai PM. 

"Saya ingin memberikan penghormatan kepada Liz Truss atas pelayanan publiknya yang berdedikasi bagi negara ini. Ia telah memimpin dengan martabat dan keanggunan pada waktu perubahan bahwa dan dalam keadaan-keadaan yang luar biasa sulit di dalam dan luar negeri," ujar Rishi Sunak pada pidato yang disiarkan BBC, Selasa (24/10).

Rishi Sunak sebenarnya adalah orang kaya raya. The Guardian melaporkan kekayaannya mencapai 730 juta pound sterling. Istri dari Rishi adalah Akshata Murty yang merupakan putri miliarder Narayana Murthy. 

Meski sudah kaya, Rishi Sunak berkata siap bekerja keras sebagai PM Inggris di tengah tantangan ekonomi yang luar biasa. Sunak juga berjanji akan mengembalikan stabilitas.

"Kerajaan Bersatu adalah negara yang besar, tetapi tak diragukan bahwa kita menghadapi tantangan ekonomi yang mendalam. Kita sekarang butuh stabilitas dan persatuan. Dan saya akan membuatnya sebagai prioritas tertinggi saya untuk menyatukan partai dan negara kita," ujar Rishi Sunak.

"Saya berikrar bahwa saya akan melayani anda dengan integritas dan kerendahan hati. Dan saya akan bekerja pagi hingga malam untuk memberikan hasil bagi rakyat Britania," ujar politisi Partai Konservatif itu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tak Ada Lawan

Mantan menteri keuangan Inggris Rishi Sunak akan terpilih menjadi perdana menteri Inggris. Terpilihnya Rishi Sunak dapat dipastikan karena menjadi calon tunggal. 

Sama seperti Liz Truss, jalan Rishi Sunak menuju kursi PM Inggris tidak melalui pemilihan umum, melainkan pemilihan pemimpin Partai Konservatif yang sedang berkuasa di Inggris.  

Inggris menganut sistem parlementer, sehingga pemimpin partai berkuasa bisa menjadi perdana menteri. 

Berdasarkan laporan BBC, Senin (24/10), Rishi Sunak akan menjadi PM Inggris karena sudah tidak ada pesaing dari Partai Konservatif. Mantan PM Boris Johson batal mencalonkan sehingga jalan semakin mulus bagi Sunak. 

Leader of the House of Commons, Perry Mordaunt, juga maju sebagai calon ketua partai. Namun, ia gagal mengumpulkan 100 suara dukungan dari anggota parlemen dari Partai Konservatif hingga deadline pada Senin siang waktu Inggris.

100 suara dukungan itu adalah syarat jika ingin menjadi ketua Partai Konservatif. Sejak Liz Truss mengumumkan mundur pada pekan lalu, Sunak sudah dengan mudah meraih lebih dari 100 dukungan. 

Rishi Sunak akan menjadi PM Inggris pertama yang berasal dari keturunan India. Orangtuanya adalah imigran dan Sunak lahir di Southampton. Usia Sunak baru 42 tahun, sehingga menjadi salah satu PM Inggris termuda dalam sejarah. 

Sebelumnya, Rishi Sunak merupakan menkeu di kabinet Boris Johnson. Ia sempat maju menjadi calon PM, tetapi kalah oleh Liz Truss. Tak disangka, Liz Truss justru memilih mundur karena program ekonominya tidak populer, padahal ia belum berkuasa dua bulan.

3 dari 4 halaman

Boris Johnson Batal Jadi Calon PM

Sebelumnya dilaporkan, mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson batal mencalonkan diri sebagai perdana menteri Inggris, sehingga jalan kini semakin mulus bagi Rishi Sunak.

Calon pemimpin Partai Konservatif membutuhkan 100 dukungan dari para anggota parlemen (Member of Parliament of MP) agar bisa maju sebagai pemimpin. Jumlah itu telah dikantongi Sunak. 

Mantan menteri keuangan itu juga memberikan apresiasi dan pujian kepada Boris Johnson, serta berharap Johnson terus berkontribusi pada masyarakat. 

"Boris Johnson mewujudkan Brexit dan distribusi vaksin secara besar-besaran. Ia memimpin negara kita melalui sejumlah tantangan-tantangan paling berat yang kita hadapi, dan kemudian menghadapi Putin dan perang barbarnya di Ukraina. Kita akan selalu bersyukur kepadanya atas hal tersebut," ujar Rishi Sunak melalui Twitter pada Minggu malam (23/10) waktu Inggris.

"Meski ia memutuskan untuk tidak mencalonkan diri sebagai PM lagi, saya sungguh berharap ia melanjutkan berkontribusi kepada publik di dalam negeri maupun luar negeri," lanjut Sunak.

4 dari 4 halaman

Keturunan India

Rishi Sunak lahir pada tanggal 12 Mei 1980 di Southampton, Hampshire, Inggris Tenggara dari orang tua India, Yashvir dan Usha Sunak yang masing-masing lahir di Kenya dan Tanzania. Dengan usianya yang masih 42 tahun, Sunak menjadi salah satu PM Inggris termuda dalam sejarah. 

Ayahnya adalah seorang dokter umum, sementara ibunya adalah seorang apoteker yang mengelola apotek setempat, dikutip dari laman Anadolu Agency, Senin (24/10).

Kakek-nenek Sunak lahir di Provinsi Punjab, India Inggris, dan beremigrasi ke Inggris pada tahun 1960-an dari Afrika Timur.

Sunak adalah anak tertua dari tiga bersaudara. Kakaknya, Sanjay, adalah seorang psikolog dan adiknya, Rakhi, bekerja sebagai Kepala Bidang Kemanusiaan, Pembangunan Perdamaian, Dana dan Program PBB di Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan.

Dia dididik di sekolah swasta sebelum pergi ke Universitas Oxford untuk belajar filsafat, politik, dan ekonomi (PPE) - gelar pilihan di universitas pilihan bagi elit politik Inggris.

Dia kemudian meraih gelar master dalam bidang administrasi bisnis (MBA) dari Stanford University di AS sebagai Fulbright Scholar.

Di Stanford, ia bertemu dengan istrinya, Akshata Murty, putri seorang miliarder India.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Sunak bekerja untuk Goldman Sachs sebelum pindah ke Hedge Fund.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS