Sukses

Catat, Tinggalkan Sahabat Anda Jika Mereka Punya 5 Sifat Buruk Ini

Liputan6.com, Jakarta - Ada yang bilang jika keluarga adalah teman hidup yang setia. Selain menjadi tempat tumbuh dan berkembang, keluarga juga dianggap sebagai tempat mengadu. Segala permasalahan yang dialami akan terasa lebih ringan apabila kita sampaikan kepada keluarga.

Namun, selain keluarga salah satu tempat curhat yang paling baik untuk menyampaikan keluh dan kesah adalah seorang sahabat.

Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan pertolongan. Tak mampu hidup sendiri, manusia akan bergantung satu sama lain demi terciptanya kehidupan yang baik.

Sosok sahabat yang baik dapat menolong Anda dalam kondisi apapun. Tak peduli hujan, petir dan badai yang melanda, teman yang baik nyatanya akan siap sedia pasang badan apabila ada permasalahan rumit yang dihadapi oleh sahabatnya.

Namun, tak semua orang akan mendapat sahabat yang baik. Ada saja sosok teman yang tidak bisa bersikap dewasa. Sebenarnya, ada tanda-tanda yang ditunjukkan oleh seorang sahabat yang tidak baik.

Seperti dikutip dari laman Brigthside.me, Senin (24/1/2022), berikut 5 tanda bahwa Anda harus meninggalkan sahabat:

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 7 halaman

1. Suka Adu Domba

Seharusnya, seorang sahabat harus mampu jadi sosok yang mendinginkan situasi. Apabila temannya sedang murka dengan sesuatu hal, maka harus segera dibuat tenang.

Sebab, itulah fungsinya sahabat. Saling berusaha menutupi kekurangan dan mampu menenangkan sahabat yang sedang diselimuti amarah.

Namun, Anda harus segera meninggalkan seorang sahabat yang berprilaku sebaliknya. Orang yang suka mengadu domba Anda dengan orang lain sama halnya dengan racun.

Jadi, tinggalkanlah sabahat yang memiliki sikap tersebut.

 

3 dari 7 halaman

2. Tidak Mau Mendengarkan Masalah yang Anda Hadapi

Salah satu fungsi teman dan sahabat adalah sebagai tempat curhat. Bisa curhat soal kekasih, keluarga hingga masalah pribadi.

Ini tidak terjadi satu arah. Tetapi terjadi dua arah. Dalam satu momen, tentu tak melulu dia yang harus didengarkan. Anda juga berhak untuk didengarkan.

Tetapi, ada saja seorang teman yang hobinya cerita tetapi selalu tidak mau mendengar dan memberi solusi jika kita sedang menghadapi masalah.

Ini adalah tanda yang harus Anda perhatikan dan waktu yang tepat untuk meninggalkan orang tersebut.

 

4 dari 7 halaman

3. Suka Beri Kritik Tapi Tak Siap Dikritik

Kritik itu sangat dibutuhkan. Tak hanya ketika membangun sebuah hubungan persahabatan dengan sahabat. Tetapi juga dengan orangtua, saudara atau lingkup pekerjaan.

Ada kalanya, teman yang baik akan selalu memberikan kritik membangun pada sahabatnya. Sebab, dengan ini akan maju ke depan.

Tetapi, ada saja sahabat yang sukanya mengkritik tetapi tak suka apabila dikritik balik. Ada saja pernyataannya yang merasa sombong dan sulit untuk diberi tahu.

Buang jauh-jauh sahabat seperti itu.

 

5 dari 7 halaman

4. Suka Marah Tanpa Alasan

Moody, itu adalah istilah yang kerap disebutkan oleh anak-anak zaman sekarang. Moody bicara soal suasana hati yang tidak menentu dan berubah setiap saat.

Seseorang yang moody ini terkadang sangat sulit untuk diajak berbicara. Jika sekali dua kali tidak jadi masalah. Lalu apa jadinya jika terus-terusan setiap hari?

Anda patut waspada, jangan sampai ini malah merugikan Anda. Segera tinggalkanlah hal yang seperti ini. Jauhi sejauh-jauhnya.

 

6 dari 7 halaman

5. Tidak Tepat Janji

Hari ini janji, besok sudah lupa. Mending sekalii, apabila sudah berkali-kali harus apalagi? Yang buat sakit adalah ketika Anda selalu menepati tetapi tak dibalas demikian dengan sahabat.

Saat dia perlu dan minta ditemani ke suatu tempat, hujan badai pun kita lewati. Tetapi, apabila Anda sedang sangat butuh, ia selalu punya seribu alasan.

Lupa... adalah satu kata yang kerap dianggap bisa menyelesaikan masalah. Tak perlu dijelaskan lagi, Anda tentu sudah tau harus dibuang ke mana sahabat yang seperti itu.

7 dari 7 halaman

Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan COVID-19 Varian Omicron