Sukses

Filipina Konfirmasi Penularan Lokal COVID-19 Varian Delta, Total 47 Kasus

Liputan6.com, Manila - Departemen Kesehatan (DOH) Filipina mengonfirmasi terjadinya penularan lokal Virus Corona COVID-19 varian Delta yang sangat menular. Varian yang pertama kali terdeteksi di India. Demikian seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (23/7/2021).

"Setelah analisis filogenetik yang dilakukan oleh Pusat Genom Filipina di Universitas Filipina dan investigasi kasus oleh Biro Epidemiologi DOH bersama unit epidemiologi dan pengawasan regional dan lokal, klaster kasus varian Delta tampaknya berkaitan dengan kasus lokal lainnya sehingga menunjukkan adanya penularan lokal," kata DOH dalam sebuah pernyataan pada Kamis 22 Juli 2021 malam.

Menurut DOH, sejauh ini Filipina telah mendeteksi 47 kasus varian Delta di negara tersebut. Delapan pasien yang terkait dengan varian itu merupakan kasus aktif, sementara tiga orang meninggal dunia.

Filipina pertama kali mendeteksi varian Delta dari sampel yang diambil dari warganya yang baru kembali dari luar negeri. Namun, varian itu kini terdeteksi dari warga lokal, termasuk di Metro Manila.

Kasus Pertama Varian Delta Terdeteksi di Filipina

Filipina mencatat kasus pertama dari varian Delta yang ditularkan secara lokal, kata kementerian kesehatan negara tersebut pada Jumat 16 Juli 2021. Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

"Dari 16 kasus COVID-19 baru yang ditemukan terkait varian Delta, 11 ditandai sebagai kasus penularan secara lokal," kata wakil menteri kesehatan Maria Rosario Vergeire pada konferensi pers seperti dikutip dari Channel News Asia.

Satu orang yang meninggal telah dilarikan ke rumah sakit di ibu kota Manila pada 28 Juni, kata Vergeire.

Lima dari mereka yang dinyatakan positif adalah warga Filipina yang kembali dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Inggris.

2 dari 3 halaman

Larangan Pelancong Indonesia Masuk Filipina

Pihak berwenang Filipina telah berjuang untuk mencoba dan menghentikan penyebaran varian baru COVID-19 di masyarakat setelah memicu peningkatan infeksi di seluruh wilayah.

Varian Delta, yang pertama kali terdeteksi di India, dituding sebagai faktor utama lonjakan kasus di negara-negara tetangga termasuk Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Filipina pun akhirnya melarang pelancong dari Indonesia mulai Jumat 16 Juli hingga 31 Juli, kata juru bicara kepresidenan Harry Roque.

3 dari 3 halaman

Infografis Covid-19 Varian Delta India Hantui Indonesia