Sukses

Studi Terbaru Ungkap COVID-19 Sudah Merebak di AS Sejak Desember 2019

Liputan6.com, Jakarta - Penelitian terbaru pemerintah Amerika Serikat menunjukkan bahwa Virus Corona penyebab COVID-19 sudah merebak di negara tersebut sejak Desember 2019, atau lebih awal beberapa pekan sebelum pejabat kesehatan pertama kali mengidentifikasi perebakannya secara resmi.

Dikutip dari VOA Indonesia, Rabu (16/6/2021) penelitian tersebut dilakukan oleh tim yang mencakup para peneliti Institut Kesehatan Nasional AS. 

Dalam penelitian itu, sebanyak 24 ribu sampel darah dianalisis.

Penemuan mereka menunjukkan bahwa beberapa warga AS terinfeksi COVID-19 sejak pertengahan Desember 2019, beberapa pekan sebelum seluruh dunia mendengar untuk pertama kalinya berita tentang perebakan virus mematikan baru yang bermula dari kota Wuhan di China.

Meskipun analisis itu tidak berujung pada suatu kesimpulan tertentu – sementara beberapa pakar juga masih belum teryakinkan – semakin banyak pejabat kesehatan federal AS yang dapat menerima jika skenario di mana sejumlah kecil orang terinfeksi Virus Corona sebelum dunia menyadari penyebarannya benar-benar terjadi.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Studi Terbaru dan Terbesar

Penelitian tersebut, diterbitkan pada 15 Juni 2021 oleh jurnal Clinical Infectious Diseases.

Penelitian ini pun merupakan studi terbaru dan terbesar yang menunjukkan bahwa Virus Corona pertama kali muncul di AS lebih awal dari yang diketahui sebelumnya.

Adapun temmuan lainnya dalam studi itu, yaitu setidaknya ada tujuh orang di negara bagian Massachusetts, Mississippi, Pennsylvania dan Wisconsin terinfeksi lebih awal daripada kasus COVID-19 yang pernah dilaporkan di masing-masing negara bagian tersebut. 

3 dari 3 halaman

Infografis 5 Tips Cegah COVID-19 Saat Beraktivitas dengan Orang Lain