Sukses

Top 3: Kristen Gray WNA Viral Diusir dari Bali hingga Pelantikan Joe Biden Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Joe Biden sudah resmi dilantik menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat (AS). Pelantikan Joe Biden sepertinya dipantau seluruh dunia termasuk Indonesia, meski kasus WNA Kristen Gray yang dideportasi dari Bali masih disorot. 

Pelantikan Joe Biden berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2021 di Washington, D.C. Pada pidatonya di Capitol Hill, Biden mengajak rakyat AS untuk bersatu. 

Di dalam negeri, kasus WNA Kristen Gray yang ramai di Twitter berakhir dengan deportasi.

Pihak Imigrasi berkata wanita asal Amerika Serikat itu membuat keresahan karena menyebut Bali sebagai lokasi yang bersahabat bagi LGBT. Gray juga diduga melanggar aturan visa karena menjual e-book.

Selengkapnya, berikut tiga berita terpopuler di kanal global Liputan6.com pada Kamis (21/1/2021).

2 dari 5 halaman

1. Kristen Gray Diusir dari Bali karena Isu LGBT dan Jualan E-Book

Kristen Gray asal Amerika Serikat yang kini tengah viral akhirnya akan dideportasi dari Bali. Ia dituduh meresahkan karena menyebut Bali nyaman bagi LGBT, mengajak WNA masuk ke luar negeri saat pandemi COVID-19, serta menjual e-book.

Awalnya, Kristen Gray diserang netizen Indonesia karena diduga bekerja tanpa menggunakan visa yang sesuai, sehingga tidak bayar pajak di Indonesia. Namun, alasan nomor satu dari kantor imigrasi adalah isu LGBT. 

Baca selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Pelantikan Joe Biden

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pidato perdana sebagai presiden. Pembahasan Biden terkait persatuan, lingkungan, COVID-19, hingga supremasi putih. 

"Ini adalah momen bersejarah dari krisis dan tantangan, dan persatuan adalah satu-satunya jalan ke depan. Dan kita harus menjadikan momen ini sebagai United States of America," ujar Joe Biden, Rabu (21/1/2021) di Washington, DC. 

Baca selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Jelang Pelantikan Joe Biden, Mahkamah Agung AS Terima Ancaman Bom

Jelang pelantikan Joe Biden, Mahkamah Agung Amerika Serikat dilaporkan menerima ancaman bom.

Mengutip CNN, Rabu (20/1/20210, seorang petugas informasi publik Mahkamah Agung memberi tahu CNN bahwa ada ancaman bom yang ditujukan ke pengadilan.

Hakim Mahkamah Agung saat itu sedang hadir di pelantikan Joe Biden.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: