Assange Diancam Akan Ditangkap Inggris

Pemerintah Ekuador menuding Inggris membuat ancaman untuk memaksa masuk ke kedutaan besarnya di London untuk menangkap pendiri Wikileaks, Julian Assange.

Diterbitkan 16 Agustus 2012, 13:15 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, London: Pemerintah Ekuador menuding Inggris membuat ancaman untuk memaksa masuk ke kedutaan besarnya di London untuk menangkap pendiri Wikileaks, Julian Assange. Sejak Juni lalu Assange berlindung di Kedutaan Ekuador untuk menghindari ekstradisi ke Swedia, untuk diperiksa terkait penyerangan dan pemerkosaan yang dibantahnya.

Sementara itu di ibu kota Ekuador, Quito, Menteri Luar Negeri Ricardo Patino mengatakan ancaman itu datang dalam surat pemerintah Inggris lewat kedutaan besarnya di Ekuador. "Hari ini kami menerima surat ancaman dari Inggris yang menyatakan mereka akan memaksa masuk ke kedutaan kita di London jika kita tidak menyerahkan Julian Assange," kata Patino dalam sebuah jumpa pers. "Ekuador menolak segala jenis ancaman dalam komunikasi dengan pejabat Inggris," tambah Patino.

Lebih lanjut Patino menekankan apa yang dilakukan pemerintah Inggris adalah sebuah perbuatan yang tidak sesuai dengan alam demokrasi, beradab dan tak biasa dilakukan sebuah negara yang taat hukum.

"Jika langkah yang diumumkan Inggris kemudian dilaksanakan, maka langkah itu akan diterjemahkan sebagai langkah tak bersahabat dan mengancam kedaulatan kami. Kondisi itu akan memaksa kami bereaksi," tegasnya. "Kami bukan koloni Inggris," tandas Patino.

Tak hanya mengecam tindakan Inggris, Ekuador juga segera memastikan keputusan negara itu atas permintaan suaka politik yang diajukan Assange.(BBC/ADO)