Sukses

Panjangnya Hingga 45 Meter, Begini Bentuk Hewan Terpanjang di Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Penjelajah bawah air menemukan siphonophore sepanjang 45 meter. Hewan itu merupakan makhluk tembus cahaya yang serupa dengan karang, terdiri dari makhluk-makhluk kecil. Hewan ini diketahui hidup di ngarai bawah laut di lepas pantai Australia. 

"Tampaknya hewan terbesar yang pernah ditemukan," kata mereka, seperti mengutip Live Science, Selasa (19/5/2020). 

Setiap siphonophore terdiri dari banyak zooids kecil, yang masing-masing menjalani kehidupan yang lebih mirip dengan hewan biasa, meskipun selalu terhubung dengan koloni yang lebih besar. 

Menurut sebuah artikel penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Developmental Dynamics pada tahun 2005, zooids terlahir secara seksual, dan masing-masing melakukan fungsi untuk tubuh siphonophore yang lebih besar.

Terhubung bersama dalam rantai panjang, koloni sudah diketahui mencapai panjang hingga 130 kaki atau sekitar 40 meter. Meskipun menurut Monterey Bay Aquarium, masing-masing siphonophore hanya setebal sapu terbang.

Syphonophore yang baru saja memecahkan rekor ini adalah salah satu dari beberapa penemuan yang dibuat oleh tim di atas kapal penelitian.

2 dari 3 halaman

Gunakan Kendaraan Jarak Jauh

Para peneliti menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) yang disebut ROV SuBastian untuk mengeksplorasi dan mengumpulkan sampel dari daerah laut dalam yang belum diselidiki sebelumnya.

Pada bulan Maret, para peneliti yang menggunakan ROV yang sama menemukan kebun dan kuburan karang di tiga ngarai bawah laut di Australia Selatan.

Selama perjalanan terakhir melalui perairan di barat Australia, para peneliti juga menemukan koloni besar spons kaca dan spesies lainnya. 

Mereka juga menemukan contoh terbesar dari genus siphonophore raksasa Apolemia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini: