Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Amankah Berhubungan Seks di Tengah Pandemi Corona COVID-19? Ini Kata Pakar

Liputan6.com, Jakarta - Apapun kerap memicu pertanyaan di tengah pandemi Virus Corona COVID-19. Termasuk soal urusan hubungan intim dengan pasangan.

Mungkin saja terbersit pertanyaan "jika saya berhubungan seks, apakah akan tertular Virus Corona COVID-19?", tetapi terlalu malu untuk bertanya.

Untuk memisahkan fakta dari mitos yang beredar, berikut ini tanggapan pakar kesehatan terkait kehidupan seks seseorang di masa pandemi Corona COVID-19, dikutip dari BBC, Selasa (31/3/2020):

Ini adalah wawancara Dr Alex George seorang dokter A&E sekaligus mantan kontestan Love Island, bersama Alix Fox jurnalis seks yang merupakan presenter acara Unexpected Fluids BBC Radio 1, dan pembawa acara podcast The Modern Mann.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 9 halaman

1. Apakah aman berhubungan seks selama wabah Virus Corona baru?

Dr Alex George: Jika Anda berada dalam suatu hubungan ... hidup dengan orang itu, dan berbagi lingkungan yang sama, tak ada masalah. Namun jika salah satu dari Anda menampilkan gejala Virus Corona baru itu maka Anda harus melakukan social distancing dan isolasi diri, bahkan di dalam rumah Anda.

Idealnya setiap orang akan terpisah dua meter - bahkan di rumah mereka sendiri, tetapi kami menyadari ini mungkin tidak realistis.

Alix Fox: Ini juga sangat penting untuk tidak berasumsi bahwa jika Anda mengalami gejala Virus Corona COVID-19 yang ringan, hal yang sama terjadi pada pasangan Anda. Jadi, jika Anda menunjukkan gejala apa pun yang masuk kategori penyakit COVID-19, coba menjauhlah dari kekasih Anda.

 

3 dari 9 halaman

2. Bagaimana jika berhubungan seks dengan orang baru?

Dr Alex: Saya tentu tidak akan menyarankan memiliki pasangan seksual baru saat ini, karena risikonya adalah Anda dapat menularkan virus.

Alix Fox: Jangan lupa juga, beberapa orang yang menjadi pembawa virus tidak akan memiliki gejala apa pun. Jadi, bahkan jika Anda merasa benar-benar baik-baik saja ... Anda masih bisa menularkan infeksi kepada seseorang dan mereka bisa menularkannya kepada orang lain melalui kontak dekat dan ciuman.

 

4 dari 9 halaman

3. Saya mencium seseorang yang baru saja saya temui, dan mereka mengalami gejala Virus COVID-19. Apa yang harus saya lakukan?

Dr Alex: Jika Anda pernah mencium atau melakukan kontak dengan seseorang yang Anda pikir telah mengembangkan Virus Corona COVID-19, pastikan Anda mengasingkan diri.

Awasi gejala Anda. Jika Anda mengalaminya, maka berhati-hatilah. Buka online ke situs web nhs.uk atau bantuan daring di wilayah tempat tinggal. Hubungi layanan darurat jika kondisi memburuk sehingga Anda memerlukan dukungan medis.

Alix Fox: Kita harus bertanggung jawab satu sama lain, dan untuk diri kita sendiri dalam hubungan kita. Jika Anda adalah seseorang yang mengalami gejala, dan Anda tahu bahwa Anda telah mencium orang baru-baru ini, Anda harus memberi tahu mereka. Dan bahkan jika Anda mencium seseorang dan mereka memiliki gejala dan Anda belum merasakannya, Anda juga harus mengisolasi diri.

 

5 dari 9 halaman

4. Saya tidak menggunakan kondom dengan pasangan saya sebelum Virus Corona COVID-19, haruskah saya mulai memakainya sekarang?

Alix Fox: Jawabannya tergantung pada mengapa Anda tidak menggunakan kondom.

Jika Anda tidak menggunakan kondom karena Anda berdua telah dites untuk Sexually transmitted infections (STIs). Atau Anda berada dalam hubungan heteroseksual sebelum menopause dan menggunakan jenis kontrasepsi lain untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, maka itu tidak masalah.

Tetapi jika Anda tidak menggunakan kondom karena Anda mengandalkan sesuatu seperti metode mengeluarkan sperma di luar, Anda memiliki risiko tertular penyakit seksual. Maka yang lebih penting adalah Anda menggunakan kondom sekarang.

 

6 dari 9 halaman

5. Bisakah saya tertular Virus Corona COVID-19 dengan menyentuh vagina atau penis orang lain?

Dr Alex: Jika Anda akan saling menyentuh alat kelamin satu sama lain, kemungkinan besar Anda akan berciuman pada saat yang bersamaan - dan kami tahu virusnya melewati air liur. Pada dasarnya, segala kemungkinan perpindahan Virus Corona COVID-19 - dari mulut Anda ke tangan Anda, ke alat kelamin, ke hidung atau mulut orang lain - meningkatkan risiko penularan Virus Corona COVID-19.

Jika tak ingin tertular, kurangi aktivitas itu seminimal mungkin. Jadi, tidak ada kontak antara pasangan yang tidak Anda tinggali.

 

7 dari 9 halaman

6. Bagaimana saya bisa menjaga hubungan di saat seperti ini? Saya tidak ingin menjadi lajang sekarang.

Alix Fox: Seluruh pandemi ini mendorong banyak orang untuk memikirkan kembali bagaimana kehidupan seks yang baik dan pertukaran seperti apa yang menyenangkan.

Saya pernah mendengar ada orang yang menulis cerita erotis satu sama lain, dan orang-orang yang berkencan tetapi dikarantina di tempat yang berbeda, mencoba mengambil keuntungan dari waktu dan jarak. Banyak orang menjadi sangat kreatif.

Jika Anda menggunakan sedikit imajinasi, ada banyak cara Anda bisa bersenang-senang tanpa bertatap muka dengan seseorang.

Penting juga untuk diingat bahwa saat ini ... beberapa orang mungkin menemukan bahwa mereka atau pasangan mereka memiliki libido yang berbeda. Anda mungkin berada dalam situasi di mana biasanya hanya berkencan seminggu sekali, tiba-tiba bersama di bawah satu atap berhari-hari.

Anda mungkin menemukan bahwa Anda menginginkan seks ketika pasangan Anda tidak menginginkannya, atau sebaliknya. Penting untuk mengomunikasikan hal ini dengan cara yang penuh hormat, penuh kasih sayang.

Hidup bersama bukan berarti Anda berhak melakukan hubungan seks kapan pun Anda mau. Dan bagi siapa saja yang berada dalam situasi di mana mereka bersama pasangan tapi tak merasa bahagia, seperti dipaksa melakukan hubungan seks, ada bantuan untuk itu.

 

8 dari 9 halaman

7. Apakah saya lebih berisiko terkena Virus Corona COVID-19 jika memiliki HIV?

Alix Fox: Dr Michael Brady di Terrence Higgins Trust telah memberikan beberapa saran yang sangat bagus tentang ini.

Jika Anda sudah menggunakan pengobatan teratur untuk mengelola HIV, dan Anda memiliki jumlah CD4 yang baik (jumlah sel darah putih untuk melawan infeksi) dan viral load yang tidak terdeteksi (jumlah HIV dalam darah) maka Anda tidak dianggap memiliki sistem kekebalan yang melemah.

Ini berarti Anda tidak memiliki risiko tambahan terkena Virus Corona COVID-19. Jadi, jika Anda HIV positif, teruskan minum obat seperti biasa.

Pastikan bahwa Anda mengikuti aturan yang sama seperti orang lain ketika menjalankan isolasi.

9 dari 9 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: