Sukses

Badai Dorian Hantam Kanada, 450.000 Rumah Mati Listrik

Liputan6.com, Halifax - Badai Dorian dikabarkan telah membuat pendaratan di provinsi Nova Scotia di Kanada pada Sabtu 7 September 2019 waktu lokal.

Badai dahsyat menghantam Halifax pada hari Sabtu, membawa angin berkecepatan 160 km/jam, menumbangkan pohon dan memutus arus listrik pada lebih dari 450.000 rumah, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (8/9/2019).

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah diberitahu tentang badai.

Menteri Keamanan Publik Kanada Ralph Goodale mengatakan militer akan dikerahkan untuk membantu upaya pemulihan.

Itu terjadi beberapa hari setelah Badai Dorian menghancurkan Bahama. Korban tewas ada 43 tetapi diperkirakan akan meningkat lebih lanjut.

Badai itu telah pindah ke pesisir timur AS. Pusat Topan Kanada menyebutnya "topan tropis sangat intens."

Para pejabat mengatakan hujan deras dengan curah 100 milimeter telah mengguyur Nova Scotia dan akan semakin lebat pada Minggu pagi waktu lokal.

Rekaman video dari Halifax menunjukkan derek jatuh menimpa sebuah bangunan akibat terpaan Dorian.

Badai Dorian diperkirakan akan melewati Newfoundland utara dan Labrador timur pada Minggu pagi.

Warga yang dekat dengan pantai disarankan untuk mengungsi sebagai tindakan pencegahan.

2 dari 3 halaman

Memporak-porandakan Bahama

Minggu lalu, Dorian menghantam Bahama sebagai badai kategori lima, dengan angin mencapai 295 km/jam.

Para pejabat yakin ratusan jenazah belum ditemukan di daerah yang rata dihantam oleh badai.

Para pejabat PBB mengatakan sekitar 70.000 orang di Grand Bahama dan Kepulauan Abcao membutuhkan bantuan.

Ribuan orang telah mengantri di Grand Bahama berharap untuk naik kapal pesiar yang menawarkan perjalanan gratis ke Florida. Pada hari Sabtu, sebuah kapal pesiar membawa 1.400 orang untuk mengungsi ke Pantai Riviera, Florida, Amerika Serikat.

3 dari 3 halaman

Simak video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Vancouver Akan Jadi Kota Kanada Pertama Haramkan Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Artikel Selanjutnya
Pelecehan Seksual Dilakukan Militer, Pemerintah Kanada Bayar Ganti Rugi Rp 14 T