Sukses

Ini Karakteristik Anjing Malinois yang Serang ART hingga Tewas

Liputan6.com, Jakarta - Anjing Malinois atau anjing Belgia akhir-akhir ramai dibicarakan publik. Anjing itu menyerang seorang asisten rumah tangga di Cipayung, Jakarta Timur, hingga meninggal dunia.

Malinois yang dulunya sebagai anjing gembala pada masa Perang Dunia I dan II ini, seharusnya tidak memiliki tempramen yang menakutkan dan agresif.

Dilansir dari dogtime, beberapa anjing Malanois punya sifat ramah dan tegas, tetapi ada juga yang suka menyendiri dengan orang asing.

Anjing Malinois direkomendasikan hanya untuk orang-orang yang sebelumnya memiliki anjing dan memiliki pengalaman dengan pelatihan anjing.

Tidak sedikit orang yang menganggap Malinois adalah anjing yang lebih waspada dan cepat tanggap dibanding Anjing German Shepherd. Padahal, kedua anjing itu sangat sensitif yang tidak merespons dengan baik terhadap metode pelatihan yang keras.

2 dari 3 halaman

Kepintaran dan Ketangkasan

Malinois adalah anjing yang sangat intens dan senang diikut sertakan dalam semua kegiatan keluarga. Mereka tidak cocok untuk orang-orang yang bekerja berjam-jam atau harus sering bepergian, meninggalkan anjing mereka di rumah.

Anjing Malinois mempunyai energi ideal dan butuh latihan yang banyak. Selain itu, mereka juga memiliki pendengaran yang tajam serta perlindungan yang kuat.

Meskipun mereka merupakan anjing dengan ukuran besar, anjing ini sangat beriorientasi pada orang dan ingin dimasukkan dalam kegiatan keluarga.

Anjing ini cepat menangkap pelajaran. Mereka unggul dalam pelacakan, kepatuhan, ketangkasan, menangkap bola. Itulah mengapa Malanois sangat membantu pekerjaan polisi.

3 dari 3 halaman

Ramah dan Senang Bersosialisasi

Seperti anjing pada umumnya, Malinois membutuhkan sosialisasi awal seperti memperlihatkan pemandangan, mengajarkan suara-suara ketika mereka masih muda.

Sosialisasi membantu memastikan bahwa anak anjing Malinois tumbuh menjadi anjing yang berpengetahuan luas.

Jika Malanois tipe anjing yang cocok untuk Anda, carilah kelas untuk anjing tersebut. Dengan mengikuti bermacam pelatihan disana, Malanois menjadi lebih pintar.

Malinois cocok dengan pelatihan yang menyenangkan, konsisten dan tentu saja dengan hal yang positif. Tak hanya itu, mereka termasuk kategori anjing pintar dan berenergi.

Maka dari itu, anjing yang dapat bertahan hidup selama 12 hingga 15 tahun ini tidak direkomendasikan kepada orang yang belum berpengalaman.

Selain itu, mengundang kerabat dan keluarga bermain dengannya secara teratur, dan membawanya ke taman yang ramai, berkunjung ke toko anjing, dan berjalan-jalan santai juga akan membantunya memoles keterampilan sosialnya.

 

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti

Loading
Artikel Selanjutnya
Kisah Gigitan Anjing Malinois di Dunia yang Merenggut Nyawa
Artikel Selanjutnya
Penggembala hingga Asisten Polisi, Asal Usul Anjing Malinois yang Bunuh ART Cipayung