Sukses

Tempat Komunitas Yahudi di Australia Ditempeli Poster Nazi, Hitler dan Anti-Semitisme

Liputan6.com, Adelaide - Seorang pemimpin komunitas Yahudi di Adelaide menuntut agar ada hukuman yang lebih berat bagi tindak kejahatan penebar kebencian.

Tuntutan ini disampaikan menyusul ditemukannya banyak poster pro-Nazi dan anti-semit, berisi pesan kebencian terhadap Yahudi di pusat kota, termasuk di kampus-kampus dan di sebuah sinagog.

Ketua Dewan Komunitas Yahudi Australia Selatan, Norman Schueler, mengatakan papan pengumuman di sinagog baru-baru ini ditempeli poster-poster berbau rasis, yang tampaknya menandai perayaan ulang tahun Hitler pada 20 April.

"Ini sangat memprihatinkan, bahkan menjijikkan," kata Norman, seperti dikutip dari ABC Indonesia, (23/5/2018).

"Saya prihatin, khususnya bagi korban Holocaust yang kebetulan tinggal di Adelaide. Jika mereka melihatnya, akan membangkitkan kenangan buruk bagi mereka."

"Yang sangat mengkhawatirkan yaitu bahwa UU kita mengenai anjuran melakukan kekerasan, tidak cukup untuk dituntut hukum. Kita mungkin memiliki peraturannya, tapi tampaknya tidak cukup kuat."

Beberapa pesan dalam poster tersebut secara langsung terkait dengan kelompok Antipodean Resistance, yang mengusung supremasi ras kulit putih, serta menampilkan gambar-gambar swastika, pemimpin Nazi Adolf Hitler dan penghinaan terhadap orang-orang Yahudi.

Sebuah gambar Hitler yang sedang melakukan penghormatan ditemukan tertempel di sebuah tiang di Carrington Street. Poster yang sama juga ditemukan di kawasan sekitarnya.

Brosur Antipodean Resistance yang anti-Yahudi juga telah beredar di sejumlah kampus di Adelaide. 

Saksikan juga video pilihan berikut ini:

1 dari 2 halaman

Simbol Nazi dan Anti-Semit Di Kampus-kampus Australia

Poster sejenis dari neo-Nazi juga dilaporkan ditemukan di berbagai universitas di Australia, termasuk di Tasmania.

Norman menyatakan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas anti-Semit di Adelaide dalam beberapa waktu terakhir

"Dalam enam atau 12 bulan terakhir, ada perubahan di Australia Selatan. Hal ini secara langsung terkait dengan kelompok Antipodean Resistance," katanya.

"Antipodean Resistance sedang merekrut orang untuk mendukung ideologi mereka. Ini mengingatkan tahun 1930-an di Jerman. Apa yang menyebabkan hal ini kembali populer di dunia? Saya tidak mengerti."

Asosiasi Mahasiswa Australia Selatan membahas masalah ini pada pertemuan mereka Maret lalu.

Mereka menyatakan menyadari adanya dorongan untuk mempromosikan ideologi neo-Nazi di kalangan mahasiswa sejak awal tahun ini.

"Tentu saja kami telah melihat poster dan stiker bergambar Nazi dan slogan rasis di empat kampus University of South Australia," kata ketua asosiasi mahasiswa, Jordan Mumford.

"Selama beberapa minggu terakhir ini mengalami sedikit peningkatan."

Jordan mengatakan ia terus berhubungan dengan rekan-rekan mahasiswa lainnya di University of Adelaide dan Flinders University agar menemukan berbagai cara mengatasi penyebaran poster dan stiker.

"Saya pikir karena mahasiswa sedang mengenyam pendidikan tinggi, mereka tidak akan tertarik pada pandangan yang tidak toleran ini," ujarnya.

Artikel Selanjutnya
Uskup Agung Australia Terbukti Bersalah Atas Kasus Pelecehan Seksual
Artikel Selanjutnya
Susah, Bule Australia yang Namanya Sering Di-tag Warga Indonesia