Sukses

Kisah Melo Imai, Bintang Porno Jepang yang Ingin Kembali Jadi Atlet

Liputan6.com, Tokyo - Rangkaian kegiatan Olimpiade Musim Dingin 2018 sudah dilaksanakan. Para peserta dari berbagai negara berlomba-lomba menyuguhkan yang terbaik dan mengincar medali.

Salah satu peserta yang menyedot perhatian publik adalah gadis 17 tahun keturunan Amerika-Korea Selatan, Chole Kim. Dia disorot banyak media karena berhasil mengalahkan peserta-peserta lain -- yang lebih tua darinya -- dalam pertandingan snowboarding atau papan seluncur es.

Atas usahanya itu, Kim berhasil menyabet medali emas. Kisah dara muda ini mengingatkan masa lalu Melo Imai, artis film dewasa asal Jepang.

Saat masih berusia 18 tahun, Imai pernah mengikuti ajang Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin, Italia. Dia tercatat sebagai atlet papan seluncur kala itu.

Dilatih langsung oleh sang ayah yang merupakan mantan pemain voli Olimpiade, Takashi Narita, Imai tiba di Italia utara dengan ambisi membawa pulang medali emas untuk Jepang.

Akan tetapi, musibah melanda perempuan yang kini berumur 30 tahun itu.

Dia gagal melewati babak kualifikasi, karena kecelakaan parah yang dialaminya. Insiden tersebut mematahkan tulang punggung Imai dan membuatnya terpelanting beberapa meter. Akibatnya, dia pingsan dan harus segera mendapat perawatan medis.

"Bagi banyak atlet, Olimpiade adalah puncak karier mereka. Namun, bagi saya, Olimpiade adalah mimpi buruk," katanya kepada media Jepang Weekender Tokyo baru-baru ini, seperti dikutip dari News.com.au, Sabtu, 17 Februari 2018.

"Bukan karena saya pernah cedera dan gagal maju, tapi seluruh pengalaman di waktu itu amat mengerikan. Untuk memimpin pertandingan, saya selalu takut akan kegagalan, seperti tersedak makanan. Sama seperti karier saya saat ini," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

Setapak Kisah Kelam

Setelah sempat menikah, ibu dari dua anak ini harus berjuang keras menghidupi anak-anaknya seorang diri sebagai single parent atau orangtua tunggal.

Dia memutuskan untuk terjun ke dalam "dunia gelap", mulai dari menjadi pelayan di sebuah bar, melacur di sebuah rumah bordil, pemotretan telanjang, sampai membintangi film porno.

"Dulu saya benar-benar pemalu dan merasa bahwa saya harus selalu menutupi tubuh saya," sebutnya.

"Tapi saya telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Saya sudah bekerja, saya mulai lebih percaya diri," imbuh perempuan kelahiran 26 Oktober 1987 ini.

Dalam sebuah wawancara lain, Imai mengaku bahwa menjadi bintang porno dan pelacur mendorongnya untuk mencari jalan keluar dari suramnya kehidupan, meski dia menikmatinya.

Sekarang, dia kembali "menggeliat" untuk menekuni olahraga papan seluncur. Bakat yang dulu ada, perlahan dia asah kembali. Bahkan pada Maret 2017, Imai berhasil memenangi All Japan Snowboarding Championships.

Dia juga menularkan kemampuan terpendamnya kepada dua anaknya, dengan menjadi pelatih pribadi mereka.

"Ada banyak pemberitaan buruk mengenai kehidupan saya di sejumlah majalah dan surat kabar, tapi orang-orang seharusnya tidak menghakimi saya berdasarkan apa yang dibaca," ucap Imai.

"Berbincanglah dengan saya dan Anda akan tahu bahwa tidak semua hal negatif melekat pada diri saya. Saya menikmati pekerjaan saya ... dan saya kembali menekuni snowboarding lagi. Saya juga menjadi pelatih untuk beberapa orang, termasuk putra dan putri saya," pungkas Imai.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Rusia Kerahkan 2.000 Tentara ke Pulau Sengketa Dekat Jepang, Perang Dunia III?
Artikel Selanjutnya
4 Maskapai Ini Tawarkan Tiket Pesawat Murah ke Jepang