Sukses

Aksi Kopassus Minum Darah Ular di Depan Menhan AS Disorot Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis telah menyelesaikan lawatan resminya ke Jakarta, Indonesia, yang berlangsung pada 22 - 24 Januari 2018.

Saat di Jakarta, Mattis bertemu dan membahas sejumlah isu penting bersama dengan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Isu kerja sama pertahanan dan kemaritiman, Laut China Selatan dan Natuna, serta konsep geopolitik Indo Pasifik adalah tiga dari segelintir topik yang dibahas dalam lawatan Mattis ke Jakarta.

Selepas dari Jakarta, Mattis dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Vietnam.

Sebagai bagian dari upacara pelepasan kepergian Mattis ke Vietnam, Komando Pasukan Khusus TNI menyuguhkan parade perpisahan yang sensasional pada 24 Januari 2018.

Bertempat di Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jim Mattis disuguhkan dengan beragam aksi prajurit elite RI itu, mulai dari simulasi penyelematan sandera dan rappeling dari helikopter.

Pada salah satu skenario, terlihat dua prajurit Kopassus yang rappeling dari helikopter sambil menggendong anjing K-9. Saat sampai di daratan, anjing itu segera berlari menyerang figuran yang berperan menjadi teroris.

 

Aksi unjuk kebolehan Kopassus di Jakarta saat parade perpisahan melepas kepergian Menhan AS Jim Mattis ke Vietnam (24/1/2018) (AFP)

 

Selain itu, tak terlewat, unjuk kekuatan fisik, kemampuan bela diri, dan bertahan hidup para prajurit Kopassus; seperti berjalan di atas bara api, berguling di atas serpihan beling, memecahkan batu menggunakan kepala, hingga aksi membunuh dan meminum darah ular.

Jim 'The Mad Dog' Mattis dikabarkan puas dengan penampilan itu, khususnya, pada bagian anjing K-9 menyerang teroris dan aksi Kopassus menghadapi ular.

Menhan AS Jim Mattis menikmati aksi pertunjukkan para Kopassus saat parade militer di Jakarta (24/1/2018) (Sumber: Handout via Newsweek)

"Ularnya! Kalian lihat cara mereka membuat ular-ular itu lelah dan mereka memutar-mutar ular itu," kata Mattis kepada reporter Reuters di Jakarta, seperti dikutip dari media AS, The Drive (25/1/2018).

Sementara itu, mengomentari tentang aksi K-9 Kopassus, Mattis yang seolah puas dengan pertunjukkan tersebut, mengatakan;

"Bahkan seekor anjing ... pun tahu cara untuk menghadapi teroris," ujar Jim Mattis kepada reporter Agence France-Presse di Jakarta, seperti dikutip via media Singapura, Channel News Asia.

Saksikan video unjuk kebolehan Kopassus di hadapan Menhan AS Jim Mattis di Jakarta:

2 dari 2 halaman

Sorotan Media Asing Lainnya

Media asing lain ikut menyoroti aksi para prajurit Kopassus tersebut.

Al Jazeera English, mengunggah cuplikan video aksi para prajurit creme de la creme itu melalui akun Twitter resmi, dengan sebaris keterangan yang bertuliskan;

"Militer Indonesia mendemonstrasikan kemampuan unik (meminum darah ular, berguling di atas beling, memecahkan bata dengan kepala) untuk Jim Mattis."

Sementara itu, media politik ternama AS, The Washington Post, menulis artikel khusus terkait peristiwa tersebut.

Dalam artikelnya, The Post memasang tajuk, "Lihat pasukan Indonesia meminum darah ular tak berkepala untuk Mattis."

Aksi unjuk kebolehan Kopassus di Jakarta saat parade perpisahan melepas kepergian Menhan AS Jim Mattis ke Vietnam (24/1/2018) (AFP)

Media AS yang berafiliasi dengan pemerintah, ABC News dan Voice of America turut menulis artikel serupa.

"James Marttis disuguhkan penampilan tentara Indonesia meminum darah ular," tulis tajuk yang dipasang oleh ABC News.

Adapun VOA menulis, "Pasukan Khusus Indonesia Membuat Kagum Mattis dengan Ular dan Meminum Darah Ular."

Sementara itu, laman elektronik majalah politik ternama AS, Newsweek, menulis artikel tentang peristiwa itu dengan tajuk, "Jim Mattis menonton pasukan Indonesia minum darah ular, berguling di atas beling, dan menanduk batu bata."

Melanjutkan komentarnya terhadap aksi para prajurit Kopassus tersebut, Jim Mattis mengatakan, "Kalian bisa bayangkan latihan para individu tersebut sehingga mereka bisa melakukan aksi itu. Ketika Anda melihat pasukan melakukan banyak hal kecil seperti itu dengan sempurna, bayangkan mereka melakukan hal besar bersama-sama."

Loading
Artikel Selanjutnya
Trump Batalkan Rencana Penyelenggaraan KTT G7 di Resor Mewahnya
Artikel Selanjutnya
RI dan Serbia Buka Peluang Peningkatan Hubungan Antar-Pebisnis pada TEI 2019