Sukses

Juventus, Klub Sepak Bola Favorit Kim Jong-un

Liputan6.com, Roma - Korea Utara kini tengah menjadi sorotan. Semenjak awal tahun 2016, negeri yang menutup diri itu kerap nekat melakukan uji coba nuklir. Setelah Donald Trump terpilih jadi Presiden AS di awal tahun ini, miliarder nyentrik itu menunjukkan kekuasaan dengan mengancam akan menyerang Korut jika negara itu tak menghentikan ancamannya.

Sebagai pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un tetap menunjukkan sikap keras kepalanya. Bahkan dengan jemawa ia mengancam bisa membinasakan kapal induk AS dalam sekali pukul. 

Kim Jong-un adalah salah satu diktator yang tersisa di dunia. Kim Jong un yang merupakan cucu dari pendiri Korea Utara Kim Il-sung dan anak dari Kim Jong-il menggantikan sang ayah pada 2012. 

Sebagaimana para pemimpin Korea Utara lainnya, Kim Jong-un tak tercela. Seluruh rakyat memujinya. Meski demikian, ia adalah manusia biasa yang memiliki kesukaan. 

Hal itu diungkapkan oleh senator Italia Antonia Razzi. Dia mengklaim pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un merupakan penggemar liga sepak bola Italia Serie A. Menurut Razzi, penyebab Kim dapat jatuh hati dengan liga sepak bola negara tersebut dipengaruhi besar oleh Kwang Song-han.

Kwang merupakan atlet sepakbola asal Korea Utara pertama yang mencetak gol di Liga Italia. Gol tersebut dicetak Kwang saat klub yang dibelanya, Cagliari, berhadapan dengan Palermo pada awal April 2017 lalu.

Sang senator yang dikabarkan baru pulang dari kunjungannya ke sejumlah negara di Asia Timur juga sesumbar bahwa Kim Jong-un merupakan penggemar antusias klub raksasa Italia, Juventus.

Razzi juga menjelaskan bahwa klub sepakbola yang dijuluki Si Nyonya Tua itu sangat populer di negara yang dipimpin oleh Kim.

Juventus sangat populer di Korea Utara hingga Razzi dengan berani menjelaskan bahwa, jika Si Nyonya Tua bertanding di Pyongyang, seluruh tiket dan kursi akan ludes terjual.

"Apakah dia (Kim) mengikuti sepak bola Italia? Tentu saja, ia tahu segalanya tentang Serie A dan NBA (liga basket AS)...Jika Juventus bermain di Stadion Pyongyang, yang berkapasitas besar itu, (aku yakin) itu akan penuh," kata Razzi kepada kantor berita olahraga Italia La Gezzetta dello Sport seperti yang diwartakan oleh Goal.com, Kamis, (27/4/2017).

Selepas dari kunjungannya dari sejumlah negara di Asia Timur, Razzi berencana akan menemui talenta asal Korea Utara Kwang Song-han.

"Apa yang akan aku katakan padanya nanti? Aku akan beri dia pujian. Dia pemain bertalenta di Eropa," ujar Razzi.