Sukses

Jokowi Undang Raja Bahrain Datang ke Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan dari Parlemen Kerajaan Bahrain di Istana Merdeka. Jokowi meminta adanya peningkatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan negara tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, kerja sama parlemen antara Indonesia dan Bahrain berjalan dengan baik. Hubungan tersebut bisa membantu peningkatan kerja sama pemerintah dengan negara-negara sahabat lainnya.

Jokowi saat itu menyampaikan adanya peningkatan kerja sama bidang ekonomi sebesar 30 persen atau senilai US$ 101 juta. Meski penduduknya kurang dari 1,5 juta jiwa, peluang perdagangan tetap terbuka lebar.

"Karena itu beliau tetap mengharapkan potensi perdagangan, terutama untuk produk Indonesia seperti furniture, garmen, tekstil dan lain-lain lebih ditingkatkan lagi," kata Fachir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/3/2017).

Saat ini investasi Bahrain di Indonesia baru US$ 800 ribu tiga proyek. Di sisi lain, Parlemen Bahrain juga mengapresiasi dukungan Indonesai terharap Bahrain di berbagai forum internasional, terutama peningkatan penanganan terorisme.

"Karena seperti Bahrain Indonesia dan berbagai negara di dunia juga mengalami akibat dari terorisme karena itu peningkatan kerja sama berjalan baik secara bilateral maupun multilateral perlu ditingkatkan," ucap dia.

Selain itu, Presiden juga meminta dukungan dari dari Bahrain untuk upaya kerja sama dengan Gulf Cooperation Consil (GCC) economic partnership di kawasan. Sehingga segera terwujud GCC Economic Partnership.

"Bapak Presiden juga mengundang Raja Hamad bin Isa Al Khalifah untuk datang ke Indonesia. Demikian juga disampaikan rencana kunjungan Ketua DPR RI ke Bahrain," pungkas dia.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • Bahrain