Liputan6.com, Washington, DC - Kuda-kuda liar yang berada di tempat penampungan milik pemerintah Amerika Serikat (AS) terancam akan dibunuh. Tindakan ini diambil sebagai upaya untuk membuka lahan bagi peternakan.
Seperti dikutip dari Independent, Kamis (15/9/2016) pemungutan suara yang dilakukan Biro Pengelola Tanah (BLM) dari Kementerian Luar Negeri AS menghasilkan keputusan bahwa sekitar 45.000 kuda liar harus dibunuh. Karena disebut sebagai 'tindakan darurat', kebijakan ini akan dibiayai oleh pajak.
Tak dijelaskan bagaimana caranya atau kapan persisnya kuda-kuda tersebut akan diakhiri hidupnya.
Puluhan ribu ekor kuda tersebut sebelumnya menempati lahan-lahan pribadi. Namun hewan-hewan mamalia itu terpaksa dipindahkan karena lahan yang mereka tinggali akan digunakan untuk menggembala ternak.
Diperkirakan terdapat 50.000 kuda liar yang tersebar di seluruh Negeri Paman Sam.
Dalam rekomendasinya, BLM menyebutkan bahwa hewan-hewan tersebut baik dalam jangka panjang maupun pendek dianggap tidak layak untuk diadopsi juga dijual sehingga harus 'dimusnahkan' dengan cara selayak mungkin.
Namun pernyataan ini ditolak oleh Holly Hazard dari Humane Society of the United States. Ia mengatakan, pemungutan suara tersebut telah menimbulkan 'kesalahan persepsi yang berkepanjangan'.
"Keputusan BLM yang merekomendasikan pembunuhan 45.000 kuda liar di tempat penampungan adalah bentuk dari pelepasan tanggung jawab dalam merawat hewan-hewan tersebut," ujar Hazard.
BLM mengatakan telah mengikuti saran dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional untuk memberi suntikan kontrasepsi kepada hewan-hewan tersebut. Namun langkah ini dinilai tidak praktis.
Sementara itu, lebih dari 59.000 orang telah menandatangani petisi di change.org yang menyerukan untuk menyelamatkan hewan-hewan tersebut. Sementara itu diketahui hanya satu penasehat BLM yang menentang hasil pemungutan suara.
Direktur Eksekutif The Cloud Foundation, Ginger Kathrens mendesak agar pihak berwenang tetap waspada dengan upaya pembunuhan tersebut. Untuk memuluskan hasil pemungutan suara, BLM masih harus menunggu persetujuan Kongres AS.
45.000 Kuda di AS Terancam Dibunuh, Mengapa?
Tak dijelaskan lebih lanjut bagaimana atau kapan nasib 45.000 kuda di AS yang terancam dibunuh akan diputuskan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345753/original/011774300_1473877953-48560260.cached.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Duel Beda Kepentingan25 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
- Rekor-rekor yang Tercipta Usai Brasil Hancurkan Skotlandia 3-0 di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
- Swiss Ukir Statistik Manis Usai Lolos 32 Besar Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
- Meksiko Catat Sejarah di Piala Dunia 2026: 3 Laga, 9 Poin, dan O Kebobolan1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
- Prediksi Paraguay vs Australia: Berebut Tiket Otomatis 32 Besar Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
- Daftar 12 Tim yang Sudah Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Ukir Sejarah2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
- Gol Maseko Antar Afsel ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Meksiko Sapu Bersih Grup A2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
- Afsel Ukir Sejarah ke 32 Besar Piala Dunia Usai Gasak Korea, Meksiko Sempurna2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
- Faktor Carlo Ancelotti di Balik Lolosnya Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 20263 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
- 3 Man of the Match Beruntun untuk Vinicius Junior di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
- Kepemimpinan Granit Xhaka Antar Swiss ke Babak 32 Besar Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
- Nasib Tragis Qatar: Juara Asia yang Terpuruk di Piala Dunia 2026!4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/446486/original/075807300_1491458094-WhatsApp_Image_2017-04-06_at_12.54.10_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5461829/original/047106800_1767458658-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460553/original/022979300_1782360036-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046088/original/077180100_1581323846-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2748581/original/016857400_1552342962-penatagon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8440972/original/063692400_1782333943-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415599/original/012053300_1782300444-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)