Sukses

7 Misteri Laut Paling Mencengangkan

Liputan6.com, New York - Walaupun sedikit terlambat, selamat Hari Samudera Dunia (World Oceans Day) yang jatuh pada tanggal 8 Juni.

Kita mungkin tak sadar, sekitar 70 persen permukaan planet ini berupa badan air, termasuk lautan dan samudera.

Walaupun menjadi bagian terbesar di permukaan, masih sedikit yang diketahui manusia tentang laut dan samudera. Para ilmuwan sekalipun terus berusaha menguak misteri laut.

Dikutip dari Live Science pada Kamis (9/6/2016), masih lebih banyak yang diketahui manusia tentang permukaan Bulan daripada dalamnya lautan.

Ada 12 orang yang pernah menjejakkan kaki di permukaan Bulan, tapi hanya 3 orang yang pernah menyambangi Celah Mariana yang merupakan bagian terdalam samudera, sedalam kira-kira 11 km.

Menyambut Hari Samudera Dunia, berikut ini adalah sejumlah temuan paling aneh dari kedalaman lautan:

1. Ada kehidupan misterius di sana

Naga merah raksasa. Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber Josefin Stiller, Nerida Wilson, dan Greg Rouse via Live Science)

Sekitar 94 persen kehidupan di Bumi berada dalam air, tapi sekitar dua pertiga kehidupan laut masih belum dikenal. Spesies-spesies baru terus bermunculan, menambah pertanyaan tentang kehidupan laut.

Tahun ini, Top 10 Spesies Baru dalam daftar tahunan terbitan SUNY College of Environmental Science and Forestry (ESF) mencakup suatu spesies naga laut berwarna merah menyala yang belum pernah ditemukan sebelumnya -- walaupun hidup di perairan cukup dangkal di sebelah barat lepas pantai Australia.

Temuan-temuan lain termasuk ikan yang mungkin paling jelek sedunia, hewan hantu berkaki delapan, dan hiu "ninja" dengan kepala yang berpendar.

2. Suara seram dari kedalaman

Suara seram di kedalaman. Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber Flickr, NOAA's National Ocean Service via Live Science)

Bukan hanya flora dan fauna samudera yang menjadi misteri bagi para ilmuwan. Ada beberapa suara berasal dari kedalaman laut yang belum bisa dijelaskan secara pasti oleh para ahli.

"The Bloop" sepertinya menjadi suara bawah air paling terkenal yang ditangkap pada 1997 oleh alat hidrofon milik National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Suara itu terhitung sebagai salah satu suara paling kuat yang pernah terekam. Derau itu sendiri konsisten dengan gempa es bawah air (ketika gunung es ambrol), tidak ada yang tahu apa yang membuat suara itu.

Karena Bloop mirip dengan suara hewan laut, banyak orang yang dengan berguyon mengkaitkan suara itu dengan derau Cthulhu, suatu monster fiktif setengah gurita ciptaan penulis fiksi ilmiah (sci-fi) H.P. Lovecraft pada 1928.

Volume suara The Bloop terlalu kencang jika memang dihasilkan oleh makhluk laut apapun yang sudah dikenal para ilmuwan, tapi memang masih banyak makhluk belum dikenal di bawah sana.

2 dari 3 halaman

Air Terjun Tersembunyi

3. Danau dan sungai bawah air

Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber cuplikan video NOAA

Siapa sangka, ternyata laut juga memiliki danau dan sungai di bawah air. Bagaimana bisa?

Ketika air laut merembes menembus lapisan-lapisan tebal garam, maka garam itu meluruh serta membentuk cekungan-cekungan di dasar laut. NOAA menjelaskan bahwa garam yang meluruh itu juga membuat air di sekitarnya lebih padat sehingga mengumpul dekat dengan cekungan-cekungan itu.

Danau-danau dan sungai-sungai bawah air ini mirip dengan danau-danau dan sungai-sungai di permukaan tanah, karena juga memiliki garis-garis pantai dan bahkan gelombang-gelombang.

4. Air terjun tersembunyi

Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber NOAA In Space Collection via Live Science)

Bahkan ada air terjun di dalam samudera. Secara teknis, air terjun terbesar di Bumi ada di bawah permukaan laut antara Tanah Hijau dan Islandia.

Dalam suatu artikel Conde Nast Traveler, Ken Jennings, sang juara acara Jeopardy, menulis tentangair terjun bawah air di Selat Denmark dengan pancuran sebanyak 5 juta meter kubik per detik yang terjun pada ketinggian 3.505 meter.

Air terjun itu tercipta karena perbedaan suhu air di dua sisi Selat Denmark. Ketika lebih dingin, air yang lebih padat dari arah Timur bertemu dengan air hangat yang lebih ringan dari arah Barat. Ketika bertabrakan, air yang lebih dingin bergerak ke bawah, menyusup di bawah air hangat.

Air terjun di Selat Denmark lebih dari 3 kali ketinggian Air Terjun Malaikat di Venezuela, yang dianggap sebagai air terjun tak terputus tertinggi di atas permukaan.

Air terjun Selat Denmark membawa lebih dari 2000 kali volume air di Niagara pada puncak volumenya, demikian menurut Jennings.

3 dari 3 halaman

Emas dan Harta Karun

5. Terumbu menggunakan tabir matahari

Tabir surya alamiah pada terumbu karang. Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber Flickr, National Ocean Service NOAA via Live Science)

Para ilmuwan mengatakan bahwa samudera yang menghangat, air yang lebih asam, polusi, dan campur tangan manusia mengancam kehidupan laut di seluruh dunia.

Terumbu karang dihuni oleh 'warga' lautan yang paling rentan. Walaupun begitu, terumbu karang memiliki cara alamiah untuk melindungi dirinya dengan "tabir matahari".

Setelah jutaan tahun, terumbu karang di Great Barrier Reef, Australia, mengembangkan penghalang pelindung yang membantu mereka menyintas sengatan matahari, demikian menurut pernyataan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO).

Para ilmuwan sudah mulai mencoba meniru perlindungan alamiah oleh terumbu. Para ilmuwan CSIRO bekerja sama dengan perusahaan perlindungan kulit Larissa Bright Australia untuk menciptakan tapis tabir surya UVA/UVB yang diilhami oleh kode tabir surya pada terumbu, demikian bunyi suatu catatan CSIRO.

6. Harta karun tersembunyi

Harta karun tersembunyi. Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber Israel Antiquities Authority via Live Science)

Samudera bukan hanya kaya dengan kehidupan laut. Luruhan emas dapat ditemukan di seluruh air samudera, demikian menurut National Ocean Service di bawah naungan NOAA.

Samudera mengandung 18 juta ton metrik emas, tapi dalam kandungan yang sangat luruh sehingga konsentrasinya hanya sepersekian triliun volume.

Tapi ada emas yang belum luruh di dasar laut. Penambangan emas yang berada sekitar 1,6 hingga 3,2 km dalam bebatuan cadas bawah air mungkin tidak terlalu bermanfaat karena hingga sekarang belum ada cara penambangan yang efektif dalam hal biaya.

NOAA memperkirakan, jika semua emas dasar laut bisa diangkat semua, maka masing-masing orang di Bumi bisa memiliki 4 kg emas.

7. Artefak bersejarah yang melimpah

Artifak bersejarah yang melimpah. Laut masih mengandung banyak rahasia. Siapa sangka, ternyata ada air terjun, danau, dan sungai di bawah permukaan samudera. (Sumber Flickr, National Ocean Service NOAA via Live Science)

Lebih banyak artefak yang tersebar di lautan daripada jumlah gabungan semua museum di seluruh dunia, demikian menurut National Geographic.

Ada bermacam-macam artefak, misalnya jam matahari bangsa Viking yang dipakai untuk navigasi, persembahan batu giok untuk dewa-dewa purba, dan banyak lagi yang bisa ditemukan di dasar samudera.

Apalagi dengan adanya bangka-bangkai kapal yang tergeletak di dasar laut. James Delgado, direktur Maritime Heritage Program di NOAA, memperkirakan ada sekitar 1 juta bangkai kapal, demikian menurut suatu artikel dalam Popular Mechanics. Sebagian besar bangkai kapal itu belum ditemukan.

Menurut para ilmuwan, samudera masih menyimpan banyak rahasia tentang riwayat manusia dan asal muasal planet ini.