Sukses

Tornado 'Menerbangkan' Bocah Ini Setinggi 4,5 Meter di Udara

Liputan6.com, Tiongkok - Bocah laki-laki yang masih duduk di bangku sekolah dasar di China bagian utara ini sungguh beruntung. Sebab, ia selamat meski tornado melontarkan tubuh kecilnya setinggi 15 kaki atau 4,5 meter di udara.

Li Jiaqi, nama bocah itu, adalah siswa kelas 3 SD di wilayah Guazhou, Provinsi Gansu bagian barat laut Tiongkok.

Dalam video berdurasi 44 detik yang dilansir dari situs berbagai video, ia terangkat ke udara di depan teman-teman sekelasnya. Kala tornado menerjang, mereka sedang mengikuti pelajaran olahraga.

Rekaman tersebut menunjukkan, kedua tangan Li terentang ke depan, sepintas bocah tersebut layaknya seorang superhero yang sedang terbang di ketinggian.

Sontak hal tersebut membuat teman-teman sekelas dan para gurunya terkejut. Siswa lainnya cepat-cepat berbaring di tanah, berpegangan dengan apapun yang bisa mereka raih, agar angin yang berputar-putar itu tak menerbangkan tubuh mereka.

Dalam video berdurasi 44 detik yang dilansir dari situs berbagai video, bocah tersebut terangkat ke udara di depan teman-teman sekelasnya.(Shanghaiist.com)

Meski pusaran angin itu terbilang cukup kecil, namun kekuatannya mampu menerjang ratusan murid dan benda-benda yang ada di sekitarnya.

Dilansir dari Shanghaiist.com, Kamis (21/4/2016), peristiwa mengerikan tersebut terjadi sekitar pukul 16.25 sore waktu setempat.

Seorang saksi mata yang saat itu tengah menyaksikan kejadian tersebut menuturkan, tubuh bocah Li yang ramping terangkat sekitar 4 meter di atas kerumunan orang. Setelah itu tubuhnya dilemparkan ke tanah.(Shanghaiist.com)

Seorang saksi mata menuturkan, tubuh bocah Li yang ramping terangkat sekitar 4 meter di atas kerumunan orang. Setelah itu tubuhnya terhempas ke tanah.

Seperti dilansir dari South China Morning Post, Li langsung dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, ia hanya mengalami cedera ringan di belakang kepala.

Sontak hal ini membuat teman-teman sekelas dan para gurunya terkejut. Siswa lainnya terpaksa berbaring di tanah untuk menghindari diangkat ke udara oleh angin yang berputar-putar.(Shanghaiist.com)

Sebelumnya kondisi cuaca buruk melanda Provinsi Gansu. Dinding pasir raksasa menutupi wilayah tersebut.