Sukses

Pramugari Buka Pintu Darurat Lalu Meluncur di Perosotan, Iseng?

Liputan6.com, Houston - Kita kerap kali membaca kisah kelakuan penumpang pesawat yang terdengar mengejutkan sekaligus menyerempet bahaya. Misalnya tentang mereka yang mencoba membuka pintu darurat karena dikira menuju toilet.

Kali ini, justru awak pesawat melakukan hal itu. 

Seorang pramugari penerbangan United Airlines mengembangkan seluncuran darurat untuk keluar dari pesawat terbang yang sedang parkir di George Bush Intercontinental Airport di kota Houston, negara bagian Texas pada Senin lalu.

Dikutip dari Mashable pada Rabu (6/4/2016), pesawat terbang jenis Boeing 737 itu sudah tuntas berhenti di tarmak. Mendadak sang pramugari membuka pintu darurat, meluncur di perosotan, dan pergi melenggang begitu saja.

“Ketika kami mendarat, kami diminta untuk tetap di tempat duduk karena proses keluar dari pesawat akan agak lama, semua standar" kata salah seorang penumpang Jonah Vella kepada TV lokal Click 2 Houston. 

 

Penumpang itu mendapat laporan, ada keadaan darurat medis sedang terjadi di bagian belakang pesawat terbang pada saat yang sama sehingga mengalihkan perhatian para penumpang.

Pada saat itu ada 159 penumpang dan 6 awak pesawat dalam penerbangan, termasuk pramugari yang berulah tersebut.

Motivasinya melakukan hal itu belum jelas, namun pihak penerbangan United memandang tindakan itu dilakukan dengan sengaja.

“Kami menuntut standar tertinggi dari para pegawai kami. Perilaku melanggar keamanan ini tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan lebih dari 20.000 awak awak kabin yang memastikan keselamatan para pengguna," tulis pernyataan United.

Pihak penerbangan menarik sang pramugari dari dinas terbang.

Pesawat itu ditarik dari layanan guna keperluan inspeksi dan kemudian kembali melanjutkan penerbangan ke Fort Lauderdale, negara bagian Florida, setelah tertunda selama 40 menit.

Mashable telah menghubungi pihak United, namun belum mendapatkan tanggapan.

Sementara itu, dari laman Click 2 Houston, disebutkan bahwa otoritas penerbangan (Federal Aviation Administration, FAA) telah memulai menyidik kelakuan pramugari penerbangan UA 1246 bernama Julia Price tersebut.