Liputan6.com, Beirut: Sebanyak 12 warga sipil kembali tewas di Kota Beirut, Lebanon, akibat serangan peluru kendali Israel, Jumat (11/8). Tidak hanya itu, Israel juga menyerang wilayah Lebanon Selatan yang menghancurkan sebuah jembatan dekat perbatasan dengan Suriah serta melukai 18 orang. Tanpa alasan yang jelas sekelompok orang yang berada di lokasi kejadian tiba-tiba menyerang beberapa wartawan yang meliput di jembatan itu sesaat setelah serangan.
Selain itu pesawat udara Israel juga membombardir wilayah pinggiran sebelah selatan Beirut sehingga menimbulkan sejumlah ledakan. Serangan ini terjadi saat Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, David Welch, menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Lebanon, Fuad Saniora.
Serangan beruntun itu dibalas kelompok Hizbullah dengan menembakkan 55 roket ke wilayah Israel. Roket-roket menghantam beberapa rumah di Safed dan Kiryat Shmona serta merusak bangunan di Haifa. Tujuh warga Israel dikabarkan cedera. Sedangkan warga Arab beramai-ramai meninggalkan tempat tinggal mereka untuk menghindari roket Hizbullah. Sebelumnya pemimpin Hizbullah, Sheikh Hassan Nasrallah, telah mengimbau warga Arab muslim di Haifa untuk meninggalkan kota pelabuhan itu [baca: Israel Menduduki Dua Kota Lebanon].
Sementara dari meja perundingan, upaya Dewan Keamanan Persekitakan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri pertempuran di Lebanon belum menampakkan hasil. Hingga kini belum ada kesepakatan resolusi yang dicapai. Selain membahas resolusi, Dewan Keamanan juga menggelar pertemuan khusus di Jenewa, Swiss, membahas pertempuran di Lebanon.
Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam juga mengadakan pertemuan khusus untuk mendesak agar Dewan Hak Asasi Manusia PBB tidak berdiam diri. Mereka meminta Dewan menyelidiki pelanggaran HAM yang dilakukan Israel. Ketua Dewan HAM PBB Louise Arbour menyatakan penyelidikan pelanggaran HAM akan dilakukan terhadap Israel dan Hizbullah. Arbour juga menyerukan gencatan senjata segera serta mendesak semua pihak yang bertikai mengedepankan kewajiban HAM.(ADO)
Selain itu pesawat udara Israel juga membombardir wilayah pinggiran sebelah selatan Beirut sehingga menimbulkan sejumlah ledakan. Serangan ini terjadi saat Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, David Welch, menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Lebanon, Fuad Saniora.
Serangan beruntun itu dibalas kelompok Hizbullah dengan menembakkan 55 roket ke wilayah Israel. Roket-roket menghantam beberapa rumah di Safed dan Kiryat Shmona serta merusak bangunan di Haifa. Tujuh warga Israel dikabarkan cedera. Sedangkan warga Arab beramai-ramai meninggalkan tempat tinggal mereka untuk menghindari roket Hizbullah. Sebelumnya pemimpin Hizbullah, Sheikh Hassan Nasrallah, telah mengimbau warga Arab muslim di Haifa untuk meninggalkan kota pelabuhan itu [baca: Israel Menduduki Dua Kota Lebanon].
Sementara dari meja perundingan, upaya Dewan Keamanan Persekitakan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri pertempuran di Lebanon belum menampakkan hasil. Hingga kini belum ada kesepakatan resolusi yang dicapai. Selain membahas resolusi, Dewan Keamanan juga menggelar pertemuan khusus di Jenewa, Swiss, membahas pertempuran di Lebanon.
Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam juga mengadakan pertemuan khusus untuk mendesak agar Dewan Hak Asasi Manusia PBB tidak berdiam diri. Mereka meminta Dewan menyelidiki pelanggaran HAM yang dilakukan Israel. Ketua Dewan HAM PBB Louise Arbour menyatakan penyelidikan pelanggaran HAM akan dilakukan terhadap Israel dan Hizbullah. Arbour juga menyerukan gencatan senjata segera serta mendesak semua pihak yang bertikai mengedepankan kewajiban HAM.(ADO)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/463598/original/110806dlnbeirut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)