Liputan6.com, Serang: Sejumlah elemen mahasiswa di Serang, Banten, berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Banten, Kamis (9/12). Dalam aksinya, para mahasiswa membakar ban-ban bekas. Sementara dalam orasinya, mereka mendesak Kejati agar memeriksa Gubernur Banten Joko Munandar karena izin dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah keluar.
Selain itu, para demonstran juga meminta agar Kejati Banten segera memeriksa dan menahan sekitar 72 mantan anggota DPRD Banten. Pasalnya, puluhan anggota Dewan itu diduga terkait kasus korupsi anggaran dana perumahan dan dana penunjang kegiatan DPRD sebesar Rp 14 miliar. Para demonstran juga menuntut agar aset-aset mantan anggota Dewan yang diduga terlibat korupsi disita.
Para demonstran juga mengaku menyesalkan pihak Kejati Banten yang hanya menahan mantan Ketua DPRD Banten Dharmono K. Lawi, mantan Wakil Ketua DPRD Banten Muslim Djamaludin, anggota panitia anggaran Tuti Sutiah Indra, dan Sekretaris Dewan Tardian.
Bukan kali ini saja Kejati Banten didatangi pengunjuk rasa. Sebelumnya sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Pendekar Banten juga berdemonstrasi. Mereka berorasi mengecam Joko Munandar dan pejabat provinsi yang dituding menilap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp 14 miliar [baca: Pendekar Banten Mendesak Kejati Menangkap Pejabat Korup].
Di tempat yang terpisah, Gubernur Sumatra Barat Zainal Bakar, mengaku tidak tahu-menahu tentang pencekalan dirinya. Gubernur Sumbar ini yang sedang menjalani pemeriksaan kasus penyimpangan dana APBD Sumatra Barat, senilai Rp 5,9 miliar. Menurut Zainal Bakar, ia baru tahu saat menjawab pertanyaan wartawan, ketika menghadiri acara Pencanangan Gerakan Pemberantasan Korupsi di Istana Negara, kemarin siang [baca: Presiden Menerbitkan Inpres Percepatan Pemberantasan Korupsi].(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Selain itu, para demonstran juga meminta agar Kejati Banten segera memeriksa dan menahan sekitar 72 mantan anggota DPRD Banten. Pasalnya, puluhan anggota Dewan itu diduga terkait kasus korupsi anggaran dana perumahan dan dana penunjang kegiatan DPRD sebesar Rp 14 miliar. Para demonstran juga menuntut agar aset-aset mantan anggota Dewan yang diduga terlibat korupsi disita.
Para demonstran juga mengaku menyesalkan pihak Kejati Banten yang hanya menahan mantan Ketua DPRD Banten Dharmono K. Lawi, mantan Wakil Ketua DPRD Banten Muslim Djamaludin, anggota panitia anggaran Tuti Sutiah Indra, dan Sekretaris Dewan Tardian.
Bukan kali ini saja Kejati Banten didatangi pengunjuk rasa. Sebelumnya sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Pendekar Banten juga berdemonstrasi. Mereka berorasi mengecam Joko Munandar dan pejabat provinsi yang dituding menilap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp 14 miliar [baca: Pendekar Banten Mendesak Kejati Menangkap Pejabat Korup].
Di tempat yang terpisah, Gubernur Sumatra Barat Zainal Bakar, mengaku tidak tahu-menahu tentang pencekalan dirinya. Gubernur Sumbar ini yang sedang menjalani pemeriksaan kasus penyimpangan dana APBD Sumatra Barat, senilai Rp 5,9 miliar. Menurut Zainal Bakar, ia baru tahu saat menjawab pertanyaan wartawan, ketika menghadiri acara Pencanangan Gerakan Pemberantasan Korupsi di Istana Negara, kemarin siang [baca: Presiden Menerbitkan Inpres Percepatan Pemberantasan Korupsi].(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/428269/original/101204aGubSumbar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259234/original/092963300_1781492552-deniz_undav_selebrasi_jerman_curacao_ap_eric_gay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8443167/original/050423700_1782336694-swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7809636/original/050138700_1780626362-timnas-republik-ceko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257627/original/035946300_1781249972-AP26163143978604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258899/original/071719200_1781422429-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)