Silang Pendapat UUD Baru di Irak

Saat-saat terakhir pembahasan rancangan undang-undang baru di Parlemen Irak, diwarnai silang pendapat. Sebagian kalangan menentang Islam dijadikan sebagai sumber utama konstitusi.

Diterbitkan 10 Agustus 2005, 02:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Baghdad: Perdebatan mewarnai saat-saat terakhir pembahasan rancangan undang-undang dasar yang baru di parlemen di Baghdad, Irak, Selasa (9/8). Sebagian kalangan menentang Islam dijadikan sebagai sumber utama konstitusi. Sedang beberapa kelompok lainnya mendukung peran dominan Islam dalam konstitusi tersebut.

Pihak Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan beberapa produsen obat internasional bertemu dengan Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Suchai Charoenratanakul di Bangkok. Mereka berencana membuat obat antiflu burung dalam jumlah besar. Persediaan obat itu untuk berjaga-jaga bila flu burung makin mewabah dan mematikan. Perusahaan Roche akan menyumbangkan tamiflu, obat baru yang diklaim bisa mencegah dan menghilangkan penyakit itu.(DNP/Rcm)