Perundingan Program Nuklir Korut Menemui Jalan Buntu

Hari ke-13 perundingan enam negara yang membahas program nuklir Korut di Kota Beijing, Cina, dihentikan karena menemui kebuntuan. Kebuntuan disebabkan perbedaan prinsip antara Korut dan AS.

Diterbitkan 08 Agustus 2005, 09:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Beijing: Perundingan enam negara mengenai program nuklir Korea Utara di Kota Beijing, Cina, Ahad (7/8), menemui kebuntuan. Perundingan hari ke-13 itu akhirnya dihentikan dan ditangguhkan selama tiga pekan. Pasalnya, para peserta perundingan belum mencapai kata sepakat [baca: Perundingan Enam Negara Belum Mencapai Kesepakatan].

Kebuntuan disebabkan adanya perbedaan prinsip antara Korut dan Amerika Serikat. Korut tetap berpijak pada pendirian yaitu meminta AS memindahkan senjata nuklirnya yang ditempatkan di Korea Selatan. Selain itu, Pyongyang juga berniat melanjutkan program nuklirnya yang diklaim untuk tujuan damai. AS sebaliknya menuntut Korut menghentikan seluruh program nuklirnya dan menepis tuduhan Pyongyang bahwa pihaknya menempatkan senjata nuklir di Korsel.

Selama masa reses yang berlangsung tiga pekan itu segenap peserta perundingan akan berkonsultasi dengan pemerintah masing-masing. Mereka akan bertemu kembali pada 29 Agustus mendatang dengan membawa formula kesepakatan yang dapat diterima semua pihak untuk disetujui.

Namun jika perundingan pada 29 Agustus tetap gagal, dikhawatirkan AS akan mengajukan masalah program nuklir Korut ke Majelis Umum PBB. Jika langkah berakhir dengan penjatuhan sanksi terhadap Korut, ada kemungkinan Pyongyang menempuh jalan peperangan.(ZIZ/Yes)