Menteri Kabinet Prabowo 2024–2029, Daftar Nama dan Jabatannya

Daftar lengkap nama nama menteri kabinet Prabowo Subianto periode 2024-2029 dalam Kabinet Merah Putih beserta jabatan dan tugasnya.

Diterbitkan 30 Juli 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih pada malam hari tanggal 20 Oktober 2024 di Istana Merdeka, Jakarta. Pengumuman ini dilakukan beberapa jam setelah beliau dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8 untuk periode 2024-2029.

Kabinet yang dipimpin bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini terdiri dari 48 menteri dan 56 wakil menteri, menjadikannya kabinet terbesar dalam sejarah Indonesia dengan total 104 pejabat.

Nama Kabinet Merah Putih dipilih berdasarkan kesepakatan para ketua umum partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran. Kabinet ini mengalami restrukturisasi besar dengan membentuk 7 kementerian koordinator dan 41 kementerian, termasuk beberapa kementerian baru hasil pemecahan dari kementerian sebelumnya. Berikut adalah daftar lengkap nama-nama menteri dalam Kabinet Merah Putih.

Daftar Lengkap Menteri Koordinator Kabinet Merah Putih

  1. Budi Gunawan - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
  2. Yusril Ihza Mahendra - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan
  3. Airlangga Hartarto - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
  4. Pratikno - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
  5. Agus Harimurti Yudhoyono - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
  6. Muhaimin Iskandar - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
  7. Zulkifli Hasan - Menteri Koordinator Bidang Pangan

Daftar Menteri Inti dan Kementerian Utama

  1. Prasetyo Hadi - Menteri Sekretaris Negara
  2. Muhammad Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri
  3. Sugiono - Menteri Luar Negeri
  4. Safrie Samsoedin - Menteri Pertahanan
  5. Nazaruddin Umar - Menteri Agama
  6. Supratman Andi Agtas - Menteri Hukum
  7. Natalius Pigai - Menteri Hak Asasi Manusia
  8. Agus Andrianto - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
  9. Sri Mulyani Indrawati - Menteri Keuangan

Menteri Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

  1. Abdul Muti - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
  2. Brian Yuliarto - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
  3. Fadli Zon - Menteri Kebudayaan

Menteri Bidang Kesehatan dan Sosial

  1. Budi Gunadi Sadikin - Menteri Kesehatan
  2. Saifullah Yusuf - Menteri Sosial
  3. Yassierli - Menteri Ketenagakerjaan
  4. Abdul Kadir Karding - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI

Menteri Bidang Perekonomian dan Industri

  1. Agus Gumiwang Kartasasmita - Menteri Perindustrian
  2. Budi Santoso - Menteri Perdagangan
  3. Bahlil Lahadalia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  4. Rosan Roeslani - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM
  5. Budi Arie Setiadi - Menteri Koperasi
  6. Maman Abdurrahman - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Menteri Bidang Infrastruktur dan Pembangunan

  1. Dodi Hanggodo - Menteri Pekerjaan Umum
  2. Maruarar Sirait - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman
  3. Yandri Susanto - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
  4. Iftitah Suryanagara - Menteri Transmigrasi
  5. Dody Purwagandhi - Menteri Perhubungan
  6. Meutya Hafid - Menteri Komunikasi dan Digital

Menteri Bidang Pertanian dan Sumber Daya Alam

  1. Andi Amran Sulaiman - Menteri Pertanian
  2. Raja Juli Antoni - Menteri Kehutanan
  3. Sakti Wahyu Trenggono - Menteri Kelautan dan Perikanan
  4. Nusron Wahid - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN
  5. Hanif Faisol Nurrofiq - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

Menteri Bidang Perencanaan dan Aparatur Negara

  1. Rahmat Pambudi - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
  2. Rini Widyantini - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
  3. Erick Thohir - Menteri Badan Usaha Milik Negara
  4. Wihaji - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Menteri Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

  1. Widyanti Putri - Menteri Pariwisata
  2. Teuku Rifki Harsya - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif
  3. Arifatul Choiri Fauzi - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  4. Dito Ariotedjo - Menteri Pemuda dan Olahraga

Pejabat Setingkat Menteri Lainnya

  1. ST Burhanudin - Jaksa Agung
  2. Herindra - Kepala Badan Intelijen Negara
  3. AM Putranto - Kepala Staf Kepresidenan
  4. Hasan Nasbi - Kepala Kantor Komunikasi Presiden
  5. Teddy Indra Wijaya - Sekretaris Kabinet (sekarang di bawah Men­sek­neg)

Proses Pembentukan Kabinet Merah Putih

Pembentukan Kabinet Merah Putih melalui proses seleksi yang panjang dan teliti. Presiden Prabowo Subianto telah melakukan observasi mendalam terhadap calon-calon menteri dalam jangka waktu yang cukup lama sebelum pengumuman resmi. Proses ini dimulai dengan pemanggilan 109 calon menteri dan wakil menteri ke kediaman pribadi Prabowo di Kertanegara pada tanggal 15-18 Oktober 2024.

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sebelum diundang ke Istana Merdeka, para calon menteri telah menyatakan kesediaan mereka untuk membantu pemerintahan. Pengumuman pada malam 20 Oktober 2024 hanya bersifat konfirmasi final atas kesediaan mereka untuk menjabat di bidang yang ditawarkan.

Struktur dan Inovasi Kabinet Merah Putih

Kabinet Merah Putih menghadirkan sejumlah inovasi struktural yang signifikan dibandingkan kabinet-kabinet sebelumnya. Peningkatan jumlah kementerian koordinator dari 4 menjadi 7 menunjukkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam koordinasi kebijakan pemerintah. Kementerian koordinator baru yang dibentuk antara lain Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Pemecahan beberapa kementerian menjadi entitas terpisah juga menjadi ciri khas kabinet ini. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dipisah menjadi dua kementerian independen, begitu pula dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pemisahan ini bertujuan untuk memberikan fokus yang lebih spesifik pada setiap bidang.

Komposisi Partai Politik dalam Kabinet

Kabinet Merah Putih mencerminkan representasi koalisi politik yang luas. Partai Golkar mendominasi dengan 8 kursi menteri, diikuti oleh Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional yang masing-masing memperoleh 6 kursi menteri. Komposisi ini menunjukkan upaya Presiden Prabowo untuk mengakomodasi berbagai kekuatan politik dalam pemerintahan.

Kehadiran figur-figur nonpartai dan profesional juga menjadi karakteristik penting kabinet ini. Beberapa menteri dipilih berdasarkan keahlian dan pengalaman di bidangnya masing-masing, bukan semata-mata berdasarkan afiliasi politik.

Tantangan dan Harapan Kabinet Merah Putih

Kabinet Merah Putih menghadapi berbagai tantangan besar dalam menjalankan program-program pemerintahan. Dengan jumlah menteri dan wakil menteri yang sangat besar, koordinasi antar kementerian menjadi aspek krusial yang harus dikelola dengan baik. Efektivitas komunikasi dan sinkronisasi kebijakan antar lembaga akan menentukan keberhasilan implementasi program-program strategis.

Harapan masyarakat terhadap kabinet ini sangat tinggi, terutama dalam mengatasi berbagai permasalahan ekonomi, sosial, dan pembangunan infrastruktur. Program unggulan seperti makan bergizi gratis dan berbagai inisiatif pembangunan nasional menjadi fokus utama yang harus direalisasikan dengan baik.

Pelantikan dan Implementasi Kabinet

Pelantikan resmi Kabinet Merah Putih dilaksanakan pada 21 Oktober 2024 di Istana Kepresidenan Jakarta. Upacara pelantikan berlangsung dalam dua sesi, pertama untuk para menteri dan kedua untuk para wakil menteri. Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh seluruh jajaran kabinet.

Implementasi kerja kabinet dimulai segera setelah pelantikan dengan berbagai rapat koordinasi dan penyusunan program kerja. Setiap kementerian telah menyiapkan roadmap dan target pencapaian untuk periode 2024-2029 sesuai dengan visi dan misi pemerintahan Prabowo-Gibran.