Liputan6.com, Jakarta - Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kabupaten Bekasi, Rani Mei Lestari mengatakan bahwa ada setidaknya empat dukungan yang dibutuhkan difabel saat hendak membuka usaha. Keempat dukungan itu adalah:
Akses Informasi
Penyandang disabilitas membutuhkan akses informasi terkait dunia usaha. Diikuti dengan pelatihan, mentoring, dan pendampingan oleh para ahli yang bisa membersamai dan mengarahkan sehingga usaha teman-teman disabilitas bisa sukses dan berkembang.
Advertisement
Akses Pembiayaan
Hal kedua yang dibutuhkan penyandang disabilitas dalam membangun usaha adalah akses pembiayaan.
“Bisa berupa pinjaman, hibah, ataupun dukungan dalam bentuk materi lainnya supaya teman-teman disabilitas bisa mengembangkan bisnisnya. Mengingat selama ini akses menuju pembiayaan, perbankan, atau permodalan itu kami masih mengalami kendala atau hambatan yang berlapis,” ujar perempuan yang akrab disapa Rani kepada Disabilitas Liputan6.com lewat pesan tertulis, Senin, 11 Mei 2026.
Sulitnya mendapat pembiayaan salah satunya akibat masih belum ada kepercayaan dari lembaga pembiayaan, persyaratannya rumit, bahkan harus ada agunan. Padahal teman-teman disabilitas justru sedang menuju kesejahteraan dan banyak yang memang belum punya aset.
Akses Relasi
Selain itu, akses dukungan jaringan, relasi, dan pemasaran juga sangat dibutuhkan. Teman-teman disabilitas membutuhkan lembaga-lembaga yang bisa membantu mempromosikan, memasarkan, dan mendukung usaha, baik melalui orderan, menjadi pelanggan, maupun pelanggan tetap.
Dukungan Regulasi Pemerintah
Dukungan regulasi pemerintah yang berpihak kepada penyandang disabilitas juga penting agar usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan baik dan berkembang secara sukses.
Ketika usahanya berhasil, penyandang disabilitas bisa menjadi lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera. Hal itu tentu akan mengangkat martabat, meningkatkan kualitas hidup, dan membuat mereka memiliki nilai manfaat bagi lingkungan. Biasanya mereka juga tidak berjalan sendiri, tetapi ikut mengajak teman-teman disabilitas lainnya untuk merasakan manfaat dari usaha yang dijalankan.
Kemampuan Buka Usaha bagi Penyandang Disabilitas
Rani menambahkan, kemampuan untuk membuka usaha menjadi hal penting bagi penyandang disabilitas.
“Ya, menurut saya itu sangat penting. Penyandang disabilitas jangan hanya terpaku pada kesempatan bekerja di perusahaan. Saat ini memang sudah banyak lembaga yang mendorong isu inklusi dan kesempatan kerja bagi disabilitas, namun pada kenyataannya banyak perusahaan yang sebenarnya belum siap,” kata ibu yang juga aktif menjadi pengusaha laundry.
Rani menegaskan, bukan berarti penyandang disabilitas tidak memiliki niat, tetapi ekosistem dan kesiapan untuk menerima pekerja disabilitas masih belum sepenuhnya terbentuk. Karena itu, sangat disayangkan jika teman-teman disabilitas hanya menunggu kesempatan tersebut datang.
“Menurut saya, kita perlu lebih kreatif, produktif, inovatif, dan memiliki inisiatif untuk membangun usaha sendiri. Tidak harus langsung berpikir membuka banyak lapangan pekerjaan, tetapi setidaknya memulai usaha atau UMKM (usaha mikro kecil menengah) terlebih dahulu,” ujarnya.
Ketika usaha itu berkembang, secara alami akan membutuhkan tambahan tenaga kerja, dan di situlah peluang kerja bagi teman-teman disabilitas juga ikut terbuka. Sebagai sesama penyandang disabilitas, Rani lebih memahami tantangan dan kebutuhan satu sama lain dibandingkan perusahaan yang masih membutuhkan proses tambahan untuk memahami kondisi pekerja disabilitas dan membangun ekosistem yang inklusif.
“Karena itu, menurut saya penting bagi kita untuk mulai menciptakan peluang tersebut sendiri,” ucapnya.
Advertisement
Persiapan Buka Usaha
Sebagai persiapan membuka usaha, hal paling utama yang perlu dimiliki adalah ilmu pengetahuan, kemampuan, wawasan, dan keterampilan.
“Kita harus mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum memulai usaha. Selain itu, penting juga untuk menemukan passion, karena tanpa passion akan sulit untuk menjalankan usaha dengan semangat dan konsisten.”
Dia menambahkan, penyandang disabilitas perlu memahami apa bakat, minat, dan kemampuan diri sendiri, termasuk mengetahui kapasitas yang dimiliki. Hal lain yang tidak kalah penting adalah membangun jejaring.
“Kita perlu menjalin hubungan dengan banyak pihak dan menjaga hubungan baik agar tumbuh kepercayaan atau trust terhadap diri kita, baik dari calon pelanggan, pembeli, investor, maupun calon mitra usaha.”
“Soal modal tentu penting, tetapi ketika kita memiliki jejaring yang kuat dan dipercaya banyak orang, biasanya akan lebih mudah untuk mendapatkan dukungan maupun akses permodalan,” pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5686555/original/095441100_1778560418-laundry.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782310/original/007849800_1782882803-selly.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8527115/original/025368300_1782457926-Raperda_disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460317/original/093831200_1767244905-akses_pks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675019/original/069826800_1782717168-gabriel.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8343931/original/025487100_1782216594-Arief__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528998/original/044771700_1782460758-mandiri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393796/original/064028000_1761614138-Pesantren_Rauhul_Mudi_Al_Aziziyah_Aceh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464541/original/094182000_1782365325-transformasi_digital.jpg)