Liputan6.com, Cilacap - Penyandang disabilitas di Cilacap, Jawa Tengah mengolah limbah pelepah pisang jadi serat vegan bernilai ekonomi.
Melalui pelatihan pengolahan serat dan vegan leather berbahan pelepah pisang, puluhan perempuan dan penyandang disabilitas di kabupaten tersebut didorong menjadi pelaku usaha mandiri berbasis potensi lokal.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan yang digelar di Gedung Sumekar (PKK) Cilacap, Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAZNAS Cilacap bekerja sama dengan Yayasan Dipa Mandiri Nusantara Cilacap, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan daerah.
Advertisement
Wakil Ketua III BAZNAS Cilacap, Khakimatusodiqoh, mengatakan bahwa pengolahan pelepah pisang menjadi produk kerajinan bernilai tinggi merupakan bentuk transformasi yang sarat makna. Terlebih Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, termasuk pohon pisang yang mudah ditemukan.
“Pelepah pisang bisa menjadi karya berkualitas jika disentuh kreativitas dan kemauan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa dana zakat yang disalurkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Khakimatusodiqoh mengutip laman resmi Cilacap, Rabu, 6 Mei 2026.
Buka Akses Pasar
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Dipa Mandiri Nusantara, Sugeng Paijo, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga membuka akses pasar bagi peserta.
Menurut dia, sekitar 90 persen pelepah pisang selama ini belum termanfaatkan secara optimal dan belum masuk dalam rantai industri. Di sisi lain, perempuan dan penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan akses kerja.
“Ini peluang besar. Produk ramah lingkungan terus tumbuh, bahkan mencapai sekitar 14 persen per tahun, tidak hanya di pasar nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.
Advertisement
Bangun Ekonomi Berbasis Kreativitas
Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM), Oktriviyanto Subekti, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kreativitas.
“Pelepah pisang yang selama ini dianggap limbah ternyata bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ini bukti bahwa inovasi mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian,” ujarnya.
Pada kegiatan ini peserta juga mendapatkan bantuan peralatan produksi. Ke depan, Yayasan Dipa Mandiri Nusantara berkomitmen menyerap hasil karya peserta untuk dipasarkan. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kelompok rentan tidak hanya menjadi objek bantuan, tetapi dapat benar-benar berdaya dan mandiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579835/original/069648900_1778085013-pelepah_pisang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782310/original/007849800_1782882803-selly.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8527115/original/025368300_1782457926-Raperda_disabilitas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460317/original/093831200_1767244905-akses_pks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675019/original/069826800_1782717168-gabriel.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8343931/original/025487100_1782216594-Arief__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528998/original/044771700_1782460758-mandiri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393796/original/064028000_1761614138-Pesantren_Rauhul_Mudi_Al_Aziziyah_Aceh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464541/original/094182000_1782365325-transformasi_digital.jpg)